Inspiratif! Kisah Guru SD di Bantul yang Sukses Jadi Petani Anggur

Diah Afrilian - detikFood Sabtu, 11 Sep 2021 08:00 WIB
Inspiratif! Kisah Guru SD di Bantul yang Sukses Jadi Petani Anggur Foto: YouTube/jaritani official
Jakarta -

Berawal dari kegemarannya makan anggur, mantan guru SD ini mencoba menanam anggur. Tak disangka ia kini justru sukses jadi petani anggur.

Orang-orang yang menggemari satu jenis makanan tertentu ternyata bisa menjadi 'kolektor'. Bagi para pencinta makanan, mencicipi atau membudidayakan makanan tersebut bahkan menjadi cara menyalurkan kesukaannya terhadap suatu makanan.

Banyak juga pengusaha makanan yang awalnya terinspirasi dari kegemaran mereka terhadap suatu bahan makanan tertentu. Hanya berawal dari menyalurkan kegemaran, beberapa orang ini justru menjadi sukses.

Hal serupa juga terjadi pada seorang guru SD yang berdomisili di Yogyakarta. Perjalanan panjang dari suka dengan buah anggur ternyata justru membawanya kepada kesuksesan.

Inspiratif! Kisah Guru SD di Bantul yang Sukses Jadi Petani AnggurInspiratif! Kisah Guru SD di Bantul yang Sukses Jadi Petani Anggur Foto: YouTube/jaritani official

Mengutip unggahan pada channel YouTube jaritani official (24/8), Rio Aditya yang berprofesi sebagai guru sekolah dasar terobsesi untuk memiliki kebun anggur di rumahnya. Walaupun seringkali dipandang sebelah mata karena iklim yang tak cocok untuk menanam anggur, Rio ternyata mampu mematahkan penilaian orang terhadap inisiatifnya.

Hanya berawal dari gemar makan anggur, Rio berpikir bagaimana caranya untuk bisa menanam anggur di rumahnya. Rio mengatakan saat pertama kali dirinya menanam anggur, ia justru menjadi bahan tertawaan masyarakat yang tidak percaya bahwa anggur bisa saja tumbuh subur di kampung halamannya itu.

Baca juga: Anggota TNI Ini Sukses Jadi Petani Kelengkeng Setelah Satu Kaki Terkena Ranjau

"Tanam anggur itu awalnya cuma iseng aja, nggak ada niatan apa-apa. Cuma karena saya seneng dengan anggur, pengin makan, yaudah nanem aja daripada beli mahal-mahal. Cuma berawal dari situ. Tapi ternyata saya nanem jadi bahan tertawa masyarakat," kata Rio.

Iklim Bantul yang panas dengan karakteristik tanah berpasir serta cemooh orang-orang di sekitarnya justru membuat Rio merasa begitu tertantang. Secara tekun Rio mempelajari karakteristik tanaman anggur dan caranya untuk membudidayakan anggur di tempat beriklim panas.

"Memang ternyata selama ini yang katanya anggur Eropa tumbuh di tempat dingin itu salah. Yang bener anggur itu berbuah pada suhu panas. Bahkan di Eropa juga anggur-anggurnya berbuah di tempat panas," kata Rio.

Inspiratif! Kisah Guru SD di Bantul yang Sukses Jadi Petani AnggurInspiratif! Kisah Guru SD di Bantul yang Sukses Jadi Petani Anggur Foto: YouTube/jaritani official

Setelah banyak mempelajari tentang tanaman anggur, Rio semakin yakin untuk membudidayakan anggur di Bantul. Setelah dua tahun Rio berupaya, ternyata usahanya membuahkan hasil yang sangat baik.

Bermula dari hanya di teras rumah, kebun anggur Rio ini justru telah menjadi destinasi bagi masyarakat yang datang ke Bantul, Yogyakarta. Hanya berawal dari seorang Rio Aditya yang gemar makan anggur, desa Plumbungan, Bantul, Yogyakarta ini kini telah dikenal sebagai kampung anggur.

Bukan sembarangan, jenis anggur yang dibudidayakan Rio ini merupakan jenis anggur ninel yang banyak ditanam di dataran Eropa. Rasa anggur jenis ini dikenal cenderung lebih manis dengan warna agak kemerahan yang menjadi pembedanya.

"Awalnya dari ibu-ibu PKK yang memprakarsai (budidaya anggur besar-besaran). Saya dikasih bibit dua dan ternyata ini bisa berbuah kayak gini," kata Haris, sebagai salah satu petani anggur desa Plumbungan.

Inspiratif! Kisah Guru SD di Bantul yang Sukses Jadi Petani AnggurInspiratif! Kisah Guru SD di Bantul yang Sukses Jadi Petani Anggur Foto: YouTube/jaritani official

Bibit yang awalnya dikembangkan oleh Rio ini memang secara sengaja disebar dengan bantuan ibu-ibu PKK kepada sebagian besar masyarakat di Plumbungan. Bahkan ada pula yang awalnya seorang peternak lele kini telah banting setir jadi petani anggur dan ikut sukses.

"Bibit itu diberi gratis, supaya semua warga punya pohon anggur," kata Bardi salah satu warga Plumbungan.

Dikonfirmasi oleh detikcom (9/9), jerih payah Rio ternyata bukan hanya menguntungkan dirinya sendiri. Warga sekitar yang awalnya mencemooh dan pesimis pada ide Rio kini justru ikut sukses dengan bantuan bibit anggur yang dikembangkan Rio.

Baca juga: Hanya Lulusan SD, Petani Sayur Ini Sukses Raih Penghargaan Dunia



Simak Video "Kuliner Baru di Yogya, Ayam Guling yang Sayang Dilewatkan"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com