Kisah Agung Peternak Muda yang Sukses Gemukkan Kambing dengan Pakan Fermentasi

Devi Setya - detikFood Sabtu, 28 Agu 2021 14:00 WIB
Kisah Agung Peternak Muda yang Sukses Gemukkan Kambing dengan Pakan Fermentasi Foto: YouTube Indra Palupi Channel
Jakarta -

Semua peternak pasti ingin hewan ternaknya gemuk dan sehat. Peternak muda asal Lampung memiliki racikan pakan yang bikin kambing jadi gemuk dan besar.


Pemuda bernama Agung ini terbilang baru terjun dalam dunia peternakan kambing namun ia sudah berhasil membuat kambingnya jadi gemuk dan sehat. Jelang idul Adha bahkan kambing milik Agung sudah terjual habis bahkan sebelum momen Idul Adha.

Lewat YouTube channel Indra Palupi Channel (12/8), Agung membeberkan rahasia yang bikin kambing ternaknya gemuk. Di peternakannya, Agung sempat memiliki 120 ekor kambing. Semua kambing ini dalam keadaan kurus.

Kisah Agung Peternak Muda yang Sukses Gemukkan Kambing dengan Pakan FermentasiKisah Agung Peternak Muda yang Sukses Gemukkan Kambing dengan Pakan Fermentasi Foto: YouTube Indra Palupi Channel

Ia kemudian merawatnya sekitar 3 bulan dan semua kambing jadi gemuk serta sehat. Saking gemuknya kambing ini, Agung berani panen lebih awal. "Kemarin itu panen dini, jadi sudah dipanen sebelum waktunya," ujar Agung.

Hampir seluruh kambingnya sukses menarik perhatian pembeli. Ia hanya menyisakan 5 ekor kambing yang kini juga kondisinya sudah gemuk dan sehat.

"Sebulan sebelum Idul Adha, kambing ludes dibeli," kata Agung.

Karena kambingnya sudah habis, ia kemudian membeli kambing lagi dari seorang temannya. Ia membeli dengan sistem borongan, artinya ada puluhan ekor kambing dibeli langsung. Kondisinya beragam, ada yang gemuk dan tak sedikit yang kurus.

Kambing kurus inilah yang akan dirawat hingga menjadi gemuk. Agung memiliki pakan khusus untuk proses penggemukan kambing. Di awal-awal, kambing diberi pakan rumput segar lalu selanjutnya diberi pakan racikan khusus.

Pakan ini disebut dengan makanan fermentasi. Bahan pembuatnya yakni campuran onggok atau limbah bekas pembuatan gaplek yang terbuat dari singkong kemudian dicampur dengan jagung, dedak, bungkil dan prebiotik. Tambahan prebiotik pada pakan ini dimaksudkan agar sistem pencernaan kambing menjadi sehat.

Proses penggemukan kambing berlangsung dalam waktu kurang lebih 3 bulan. Kambing yang diternak Agung ini jenis Jawa randu. Ketika kambing sudah gemuk, ia akan langsung menjualnya.

Omzet yang didapat terbilang cukup menjanjikan. Agung menyebut angka Rp 40 jutaan untuk sekali panen kambing. Namun angka ini masih belum bisa menjadi patokan karena Agung masih terbilang baru dalam bisnis ternak kambing ini.

Kisah Agung Peternak Muda yang Sukses Gemukkan Kambing dengan Pakan FermentasiKisah Agung Peternak Muda yang Sukses Gemukkan Kambing dengan Pakan Fermentasi Foto: YouTube Indra Palupi Channel

Karena prospeknya menjanjikan, Agung berencana menambah jumlah kambingnya. Ia juga berniat memperluas kandang kambingnya agar bisa menampung lebih banyak kambing.

"Rencananya mau nambah kandang. Gak apa biar pusing sekalian," kalakar Agung sambil tertawa.

Di peternakannya ini Agung menjual kambing secara satuan ataupun borongan. Jadi kalau ada pembeli yang mau membeli borongan tentu harganya akan lebih murah.



Simak Video "Olahan Kambing Instan untuk Momen Idul Adha di Masa Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com