Ikuti Adab Makan dalam Islam Agar Kenyang dan Berlimpah Pahala

Devi Setya - detikFood Selasa, 10 Agu 2021 05:00 WIB
Ikuti Adab Makan dalam Islam Agar Kenyang dan Berlimpah Pahala Foto: Getty Images/iStockphoto/CreativaImages
Jakarta -

Rasulullah SAW banyak mencontohkan dan menjelaskan abad perihal menyantap makanan dan minuman. Jika anjuran ini diikuti maka akan mendapat pahala berlimpah.

Makan dan minum jadi kebutuhan semua manusia. Dalam sehari bahkan setiap orang bisa makan setidaknya tiga kali. Dalam ajaran Islam, makan dan minum bukan hanya kebutuhan jasmani saja. Karena dalam kegiatan makan pun bisa bernilai ibadah.

Beberapa hadist menjelaskan Rasulullah SAW mencontohkan adab makan dan minum yang baik. Ketika sunah ini diikuti maka akan banyak manfaat yang didapat. Makan membuat perut menjadi kenyang, tubuh sehat karena pola makannya terjaga serta bisa mendapat pahala berkali lipat.

Jika makan dengan mengikuti adab yang diajarkan Rasulullah SAW, bukan hanya kenyang yang didapat tapi juga ganjaran surga. Sunah makan ini diantaranya makan dengan berdoa, menggunakan tangan kanan dan makan atau minum sambil duduk.

Berikut deretan sunah saat makan agar bernilai ibadah dan bisa mendapat pahala berlimpah:

1. Diniatkan untuk ibadah

Segala amal perbuatan tergantung pada niatnya, termasuk makan. Ketika seorang muslim hendak makan dan ia berniat makan ini untuk ibadah kepada Allah SWT, maka makanannya akan berlimpah pahala.

Diriwayatkan dari Amirul Mukminin Abu Hafs Umar bin Khatab, ia berkata: Saya pernah mendengar Rasuulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya amal perbuatan tergantung kepada niatnya, dan bagi seseorang tergantung apa yang ia niatkan..." (H.R. Imam Bukhari dan Muslim).

Niat saat hendak makan ini tidak perlu diucapkan dengan keras, cukup dalam hati saja. Kemudian dilanjutkan dengan berdoa.

Kalau lupa berdoa di awal makan dan minum, ucapkanlah segera saat teringat: "Bila salah seorang di antara kamu hendak makan, maka ucapkanlah 'Bismillah'. Namun bila ia lupa di awalnya, maka ucapkanlah: 'Bismillahi awwalahu wa akhirohu' (Dengan menyebut Nama Allah dari mula hingga akhir)." (H.R. Abu Dawud dan Turmudzi).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Kuliner Rujak Juhi Khas Betawi yang Langka"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com