4 Fakta Marus, Darah Hewan Kukus yang Tak Lazim Dikonsumsi di Indonesia

Yenny Mustika Sari - detikFood Sabtu, 31 Jul 2021 16:02 WIB
7 Makanan dari Darah Hewan, Ada Bubur hingga Sup Darah! Foto: Getty Images/iStockphoto
FOKUS BERITA Makanan Haram

3. Dipercaya Memiliki Beragam Manfaat

Sebagian orang yang mengonsumsi marus atau darah hewan ini percaya kalau makanan ekstrem ini memiliki beragam manfaat. Di antaranya berkhasiat untuk menambah darah sebagai obat anemia dan menambah vitalitas pria, seperti dikutip dari situs budaya-indonesia.org (5/8/2018).

Dilansir dari Health Line (2/4), darah hewan juga dipercaya memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, seperti iron. Namun disebutkan kalau asupannya terlalu banyak dapat membahayakan kesehatan.

4. Hukum Makan Marus

Cara Mengolah Hati Sapi yang Benardarah hewan Foto: iStock

Ada banyak kepercayaan dan agama yang dianut oleh masyarakat Indonesia. Sebagian masyarakat tidak dilarang untuk mengonsumsinya, namun lain halnya dengan umat muslim yang diharamkan mengonsumsi darah hewan atau marus.

Larangan ini telah disebutkan dalam Al-Qur'an Surah Al-Maidah ayat 3 yang berbunyi:

"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala...." (QS. Al-Maidah: 3).

Menurut ayam tersebut, hukum mengonsumsi darah hewan adalah haram. Namun, ada darah yang tidak haram dimakan yaitu hati dan limpa.

Dari Ibnu Umar ra, Rasulullah bersabda, "Kami dihalalkan dua bangkai dan darah. Adapun dua bangkai tersebut adalah ikan dan belalang. Sedangkan dua darah tersebut adalah hati dan limpa." (HR. Ibnu Majah disahihkan oleh Syekh Al-Albani).

Baca Juga: 5 Fakta Kuliner Niko Al Hakim, Pernah Jajan Singkong Goreng Rp 187 Ribu

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Bikin Laper: Jajal Sambal Gami di Tanah Malang"
[Gambas:Video 20detik]

(yms/odi)
FOKUS BERITA Makanan Haram
FOKUS BERITA Makanan Haram

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com