Perjuangan Mantan Narapidana Jualan Kue demi Nafkahi Anak Semata Wayang

Riska Fitria - detikFood
Senin, 05 Jul 2021 14:30 WIB
Perjuangan Mantan Narapidana Jualan Kue demi Nafkahi Anak Semata Wayang
Foto: Mothership/iStock
Jakarta -

Berniat membuka lembaran baru, mantan narapidana ini memutuskan untuk berjualan kue. Itu dilakukan untuk menafkahi buah hati satu-satunya.

Kisah mengharukan datang dari mantan narapidana di Singapura. Dia adalah Zul (nama samaran) seorang pria berusia 64 tahun. Dikenal sebagai mantan narapidana, Zul menghadapi banyak tantangan dalam hidupnya.

Setelah 6 tahun mendekam di jeruji besi, Zul kemudian dibebaskan pada tahun 2008. Sejak saat itulah, ia berniat untuk membuka lembaran baru. Zul berhasil mendirikan warung jajanan sendiri pada tahun 2011.

Baca Juga: Ini Pengalaman Para Mantan Narapidana Tentang Makanan di Dalam Penjara

Perjuangan Mantan Narapidana Jualan Kue demi Nafkahi Anak Semata WayangPerjuangan Mantan Narapidana Jualan Kue demi Nafkahi Anak Semata Wayang Foto: Mothership/iStock

Di tahun 2012, Zul berbahagia menyambut seorang putra. Namun sayangnya, peristiwa malang pun dialami olehnya. Bisnis kecil-kecilannya tersebut gagal dan berujung pada istrinya yang mengajukan gugatan cerai.

Zul kemudian memenangkan hak asuh atas putranya. Sejak saat itu, Zul menjadikan putranya sebagai prioritas nomor satu dan berupaya memberikan kehidupan yang stabil untuk mereka berdua.

Tak mudah bagi Zul sebagai seorang ayah tunggal yang membesarkan putra kecil. Ia bekerja paruh waktu di dapur sebuah restoran, seperti yang dilansir dari Mothership (04/07).

Perjuangan Mantan Narapidana Jualan Kue demi Nafkahi Anak Semata WayangPerjuangan Mantan Narapidana Jualan Kue demi Nafkahi Anak Semata Wayang Foto: Mothership/iStock

Namun, Zul memilih untuk berhenti dari pekerjaannya untuk tinggal bersama putranya agar lebih fokus menjaga dan membesarkannya. Zul berniat untuk memulai kembali warung jajan yang dulu pernah bangkrut.

Ia pun memulai dengan berjualan kue kari di rumahnya untuk mendapat penghasilan. Kue kari itu dimasak sendiri olehnya memanfaatkan keterampilannya memasak selama di penjara.

Penghasilannya selama berjualan kue tidak begitu banyak. Ia hanya mengambil untung tidak lebih dari Rp 1.000 untuk satu kue karinya.

Namun, Zul tetap bersyukur dan tetap senang karena dia bisa lebih punya banyak waktu bersama putranya. Beruntung Zul mendapat bantuan keuangan dari lembaga pemerintah dan juga dari organisasi lain.

Perjuangan Mantan Narapidana Jualan Kue demi Nafkahi Anak Semata WayangPerjuangan Mantan Narapidana Jualan Kue demi Nafkahi Anak Semata Wayang Foto: Mothership/iStock

Organisasi tersebut adalah New Life Stories yang khusus mendukung keluarga mantan para narapidana. Kepiawaiannya dalam memasak itu kemudian diturunkan ke anaknya.

Hafiz mengatakan bahwa dirinya memang terinspirasi dari sang ayah ingin menjadi seorang koki hebat. Zul sangat berharap agar kelak putranya dapat sukses mendirikan bisnis kulinernya sendiri di masa depan.

"Putra saya adalah motivasi terkuat saya untuk sukses dalam hidup. Tanpa dia, saya tidak akan menjadi pria seperti sekarang ini," ujar Zul.

Baca Juga: 5 Restoran Populer di Amerika Ini Dikelola Oleh Mantan Napi



Simak Video "Puluhan Ribu Pengunjung Serbu Festival Baso Aci Garut 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)