5 Fakta Ikan Buntal yang Sebabkan Warga Sikka NTT Tewas

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 29 Jun 2021 12:00 WIB
Ikan buntal Foto: iStock

3. Ikan buntal bisa dimakan

Meski beracun dan berisiko mematikan, nyatanya ikan buntal bisa dikonsumsi asalkan diolah dengan cara yang tepat. Di Jepang ada beberapa spesies ikan buntal yang umum dimakan. Salah satunya Torafugu alias ikan buntal harimau.

Lalu ada juga ikan buntal jenis Higanfugu (T. pardalis), Shōsaifugu (T. vermicularis syn. snyderi), dan Mafugu (T. porphyreus). Mengolah ikan buntal tak bisa sembarangan. Seorang chef harus mengantongi sertifikasi khusus untuk menyajikan menu ini.

Sertifikasi itu didapat setelah masa pelatihan 2-3 tahun. Kemudian chef harus mengikuti berbagai ujian seperti uji tertulis, uji identifikasi ikan, dan uji praktek. Kabarnya hanya 35% pelamar yang lulus pelatihan ini.

Jepang sendiri sudah memiliki aturan ini sejak tahun 1958. Hanya chef-chef yang sudah dapat sertifikat atau izin khusus saja yang bisa menawarkan menu ikan buntal di restorannya.

4. Menu ikan buntal di Jepang

Ikan buntalFoto: iStock

Layaknya olahan ikan umum di Jepang, daging ikan buntal juga bisa dijadikan sashimi. Nama menu ini adalah fugu sashimi atau tessa. Lembaran daging ikannya tipis dan transparan.

Selain itu, cairan sperma dan telur (shirako) ikan buntal juga bisa dimakan. Sperma ikan buntal disajikan dengan cara dipanggang dan ditambahkan garam. Ikan buntal juga bisa digoreng jadi karaage, direbus, atau dijadikan topping salad.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Nikmatnya Menyantap Ayam Goreng dengan Sup Iga"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com