ADVERTISEMENT

Viral Kisah Pria Tewas karena Makan Durian Usai Vaksin, Ini Faktanya

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Kamis, 24 Jun 2021 19:30 WIB
Viral Kisah Pria Tewas karena Makan Durian Usai Vaksin, Ini Faktanya
Foto: World of Buzz/Twitter Kementerian Kesehatan Malaysia
Jakarta -

Di Malaysia beredar luas berita pria tewas karena makan durian usai vaksin. Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) pun mengonfirmasi kebenaran berita tersebut.

Program vaksin Covid-19 kini tengah digencarkan banyak negara, termasuk Malaysia dan Indonesia. Namun sayang upaya proteksi dari paparan Covid-19 ini kerap disertai isu-isu liar yang tidak jelas kebenarannya.

Seperti yang tengah hangat dibicarakan di Malaysia. Di WhatsApp beredar luas pesan singkat yang menunjukkan seorang pria paruh baya tewas di lantai. Pria tersebut juga masih mengenakan masker di dagu.

Pesan yang mengiringi foto tersebut berbunyi, "Beri tahu keluarga dan teman-teman untuk tidak makan durian sebelum atau setelah vaksin (Covid-19). Teman saya di kebun mendapat vaksinasi dan kembali dan makan durian keesokan harinya dan meninggal."

Viral Kisah Pria Tewas karena Makan Durian Usai Vaksin, Ini FaktanyaViral Kisah Pria Tewas karena Makan Durian Usai Vaksin, Ini Faktanya Foto: World of Buzz/Twitter Kementerian Kesehatan Malaysia

Lanjutannya, "Lebih baik tahu dan jadi waspada. Hidup sangat berharga karena momen ketidakpedulian akan membunuhnya, menyedihkan. Sehabis vaksin meninggal setelah makan durian."

Tentu saja hal ini membuat banyak orang panik. Namun pihak berwenang yaitu Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) mengonfirmasinya.

KKM menyatakan kalau berita ini hoax atau palsu. Pihaknya juga menyarankan untuk tidak menyebarkan atau membagikannya lebih luas lagi.

Viral Kisah Pria Tewas karena Makan Durian Usai Vaksin, Ini FaktanyaViral Kisah Pria Tewas karena Makan Durian Usai Vaksin, Ini Faktanya Foto: World of Buzz/Twitter Kementerian Kesehatan Malaysia

Dari bantahan KKM ini pula bisa disimpulkan bahwa tidak ada masalah dari mengonsumsi durian sebelum atau sesudah vaksin Covid-19. Konsumsi buah eksotis ini tidak memicu kematian.

Namun ada baiknya jika kamu mengonsumsi makanan yang tepat pada saat sebelum dan sesudah vaksin Covid-19. Berikut tips makan terkait vaksinasi Covid-19, seperti dikutip dari Health (24/5):

1. Hindari minuman alkohol

Minuman alkohol sangat disarankan untuk tidak dikonsumsi sebelum dan sesudah vaksin Covid-19. Hal ini karena bisa memperburuk efek vaksin seperti pusing, sakit kepala, nyeri otot, demam, hingga mual.

Konsumsi minuman alkohol ringan bahkan bisa memicu dehidrasi yang akan semakin memperburuk efek tersebut. Ketika kamu dehidrasi atau sedikit mabuk, kondisi ini akan membuat kamu bingung mengenali antara respons tubuh terhadap alkohol atau vaksin.

Alasan lain tidak minum alkohol sebelum dan sesudah vaksin Covid-19 adalah sifatnya yang melemahkan imunitas. Peneliti mengungkapnya dalam jurnal Alcohol Research. Terbukti bahwa kelebihan asupan minuman alkohol akan melemahkan sistem imun tubuh.

2. Pilih makanan yang memicu kantuk

Kombinasi 2 + 3, Cara Sehat Mengasup Buah dan Sayur agar Panjang UmurKonsumsi ragam buah dan sayur baik untuk kesehatan Foto: Getty Images/iStockphoto/vaaseenaa

Kunci lain dari tubuh prima saat hendak vaksin adalah cukup tidur di malam sebelumnya. Hal ini bisa didapat dari memilih makanan yang tepat. Konsumsi beberapa makanan diketahui dapat memicu kantuk.

Hindari makanan tinggi lemak jenuh dan gula karena akan mengganggu kualitas tidur. Sebaliknya, makan makanan tinggi serat karena akan membuat tidur kamu lebih berkualitas. Ragam buah, sayur, kacang-kacangan, dan minyak zaitun bisa dicoba.

3. Pastikan tubuh tetap terhidrasi

Para pakar menyoroti hidrasi yang baik adalah hal terpenting untuk membuat tubuh siap sebelum dan sesudah vaksinasi. Menurut Institute of Medicine (IOM), wanita butuh 2.7 liter cairan per hari, sedangkan pria 3.7 liter.

Cairan ini tidak hanya didapat dari konsumsi air putih, tapi juga makanan dan minuman lain. Kalau kamu tidak suka air putih, akali dengan menambahkan bahan sehat seperti lemon, irisan mentimun, atau bahkan daun mint segar untuk membuat rasa air putih lebih enak.

Baca di halaman selanjutnya.

4. Kurangi konsumsi makanan olahan

Junkf oodMakanan olahan dan junk food disarankan untuk tidak dikonsumsi selama pandemi Covid-19 Foto: iStock

Penelitian menunjukkan selama pandemi Covid-19, konsumsi banyak orang akan makanan tinggi sodium, gula tambahan, dan lemak total semakin meningkat. Hal ini tidak baik untuk kesehatan karena sebabkan inflamasi dan mengganggu fungsi imun tubuh.

Hindari konsumsi makanan olahan dan junk food. Perbanyak asupan makanan alami dan utuh sebelum dan sesudah vaksin. Cara ini akan membuat sistem imun tubuh kamu semakin membaik.

5. Konsumsi makanan bergizi seimbang

Guna meminimalisir efek tidak menyenangkan dari vaksin Covid-19, kamu disarankan makan cukup sebelum vaksin. Tak sekadar makan, pilihlah makanan yang bergizi seimbang. Ini bisa meminimalisir kemungkinan pingsan akibat rasa cemas, menurut CDC.

Terlebih lagi untuk kamu yang punya masalah kadar gula darah rendah. Pastikan mengonsumsi banyak serat, lemak sehat, dan protein rendah lemak untuk menghindari kondisi tubuh drop. Lakukan kebiasaan makan sehat ini juga setelah selesai vaksin Covid-19.



Simak Video "Pelonggaran Kebijakan Dine In Diharapkan Dorong Program Vaksinasi"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT