Kejam! Bayi dan Balita Ini Pernah Dicekoki Miras

Devi Setya - detikFood Kamis, 24 Jun 2021 14:30 WIB
Ilustrasi bayi sedang menangis Foto: iStock
Jakarta -

Minuman keras bagi orang dewasa saja memberi dampak buruk untuk kesehatan, apalagi bagi bayi dan balita. Mirisnya, beberapa bayi malang pernah diberi minuman keras oleh orang dewasa.

Beragam alasan dilontarkan orang-orang dewasa yang tega memberi minuman beralkohol pada bayi. Ada yang beralasan iseng, bahkan ada yang mengaku tak sadar karena sedang mabuk. Padahal miras yang masuk ke dalam tubuh bayi akan memberi dampak buruk pada kesehatan.

Di Indonesia maupun di luar negeri pernah ada kasus bayi dan balita yang dipaksa minum miras. Parahnya lagi, beberapa kasus pemberian miras ini dilakukan secara sadar sambil direkam dalam sebuah video.

Para pelaku pemberi miras ini pun harus berurusan dengan pihak berwajib.

Berikut beberapa kasus bayi dan balita yang pernah dipaksa minum miras.

1. Bayi 4 bulan diberi miras

Sebagai pamannya, pria bernama Andika ini harusnya menjaga sang keponakan yang baru berusia 4 bulan. Tapi sebaliknya, bukan menjaga si kecil, pria asal Gorontalo ini justru memberikan miras pada keponakannya ini.

Tak hanya sendiri, Andika bersama tiga rekannya ditetapkan sebagai tersangka setelah didapati memberi miras pada bayi malang ini. Video mereka saat mencekoki bayi dengan minuman keras sempat viral di media sosial.

Kasus ini berawal saat Andika dan lima orang temannya berkumpul di rumah orangtua si bayi pada Januari 2021. Saat berkumpul ini mereka menggelar pesta minuman keras. Namun saat di tengah pesta, Andika mendengar keponakannya menangis.

Bukan meredam tangis bayi dengan susu, Andika justru memberikan miras. Aksi ini kemudian membuat banyak orang geram. Untungnya, setelah dilakukan pemeriksaan pada bayi ini seluruh organnya dinyatakan sehat.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Menikmati Kehangatan Kopi Bir Khas Boyolali"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com