Plataran Senayan Sajikan Makanan Indonesia di Kawasan Asri Tengah Kota Jakarta

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Sabtu, 05 Jun 2021 13:00 WIB
Hutan Kota Plataran Foto: dok. detikFood
Jakarta -

Plataran Senayan jadi primadona Jakarta karena menghadirkan kawasan asri di tengah-tengah kota. Pengunjung juga bisa cicip ragam makanan Indonesia enak di sini.

Plataran Senayan atau dikenal juga Hutan Kota by Plataran berawal dari konsep Hutan Kota yang diperkenalkan ke publik pada tahun 2018, tepatnya pada masa Asian Games.

Saat itu Hutan Kota menjadi tempat presiden Joko Widodo menjamu para tamu dalam rangkaian acara dan pertemuan. Setelahnya, pihak pengelola Gelora Bung Karno (GBK) menawarkan Plataran untuk mengembangkan Hutan Kota lebih lanjut.

Berada di dalam kompleks GBK yang asri, Plataran Senayan menempati area seluas 3,2 hektar. Terdapat tiga area utama yang bisa disambangi pengunjung.

Baca Juga: Potret Central Park Of Jakarta, Hutan Kota Plataran

Plataran Tiga Dari hingga Pidari Lounge

Hutan Kota PlataranHutan Kota Plataran Foto: dok. detikFood

Ketiga area utama Plataran Senayan adalah Plataran Tiga Dari, Rumah Kaca Melati, dan Pidari Lounge. Setiap area memiliki konsep tersendiri.

Plataran Tiga Dari merupakan yang paling besar. Di sini terdapat tiga ruangan bersantap dengan nama-nama berunsur Indonesia, seperti Garuda Dining Hall, Merah Putih Private Dining Room, dan Indonesia Raya Dining Area.

Lalu Plataran Senayan juga punya Rumah Kaca Melati yang cantik. Rumah kaca ini juga bisa dipakai sebagai tempat penyelenggaraan acara privat hingga event besar.

Terakhir, ada Pidari Lounge yang konsepnya lebih cozy. Dengan adanya rooftop di sini, banyak pengunjung Plataran Senayan tertarik mampir ke Pidari Lounge.

Menu Plataran Senayan

Bagaimana dengan menu di Plataran Senayan? Setiap tiga area utama tadi memiliki menu tersendiri.

Di Plataran Tiga Dari yang berkonsep 'all day dining', pengunjung bisa mencicipi ragam menu. Dari deretan menu pembuka, ada Bola Bola Senayan yang patut dicicipi. Terbuat dari campuran udang dan wortel yang disajikan bersama saus kacang.

Lalu ada juga menu Asinan Betawi, Garang Asam, Rawon Brintik, Nasi Goreng GBK, hingga Ayam Hutan Kota yang jadi favorit.

detikfood pernah mencicipi langsung sajian Ayam Hutan Kota di sini. Tampilannya mirip seekor ayam Peking hanya saja kulitnya lebih renyah, mirip digoreng. Di atasnya diberi bumbu tabur oranye dengan cita rasa bawang putih pedas.

Hutan Kota PlataranHutan Kota Plataran Foto: dok. detikFood

Ayamnya empuk dengan balutan kulit yang gurih enak. Harganya sekitar Rp149.000 per porsi.

Untuk dessertnya tersedia jelly kelapa, pisang goreng, colenak, sampai gemblong special madu yang menggugah selera. Semua menu di sini juga bisa dipesan di Rumah Kaca Melati.

Menu berbeda ada pada Pidari Lounge. Tempat ini sudah buka mulai pukul 7 pagi sehingga bisa jadi tempat sarapan.

Ada sandwich, burger, nasi goreng kampung, hingga french toast sebagai menu utama. Kalau mau yang ringan, bisa pesan ragam dim sum, galletes & crepes, serta salad di sini.

Minuman di Pidari Lounge juga beragam. Pihaknya menyediakan ragam shakes, international cocktail, sampai wine.

Baca Juga: Plataran Senayan: Menikmati Ayam 'Hutan Kota' di Resto Asri Kawasan GBK

Selanjutnya
Halaman
1 2

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com