Pantang Menyerah, Penjual Kue Tunanetra Ini Semangat Buka Toko Kue

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 27 Mei 2021 15:30 WIB
Pantang Menyerah, Penjual Kue Tunanetra Ini Semangat Buka Toko Kue Foto: FMT & Ruben Pastry
Jakarta -

Keterbatasan dalam penglihatan, tidak membuat penjual kue ini menyerah. Ia bahkan semangat ingin membuka toko kuenya sendiri.

Mengalami gangguan di matanya, membuat penglihatan pria bernama Hemarruben ini menjadi tak sempurna. Pria berusia 24 tahun ini sempat kesulitan mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga: Keren! Pria Tuna Netra Ini Jadi Peserta Celebrity MasterChef

Sehari-harinya ia hanya mengandalkan mata sebelah kirinya yang buram untuk melihat. Namun pria yang sejak dulu mahir membuat kue ini, benar-benar tak pantang menyerah.

Dilansir dari JUICE (27/05), Ruben bisa dibilang seorang chef pastry. Kini ia fokus menjual produk kuenya dari rumahnya, yang berada di Sungai Petani, Malaysia.

Pantang Menyerah, Penjual Kue Tunanetra Ini Semangat Buka Toko KuePantang Menyerah, Penjual Kue Tunanetra Ini Semangat Buka Toko Kue Foto: FMT & Ruben Pastry

Ruben sempat mengenyam pendidikan di sekolah ST Nicholas Home. Sekolah khusus tunanetra, di mana ia belajar membuat kue dan pastry pada tahun 2016 lalu.

"Setelah lulus dari sana, pada tahun 2017 saya sempat magang di hotel yang ada di Penang selama 3 bulan. Kemudian saya bekerja sebagai pastry commis (pembuat kue)," jelas Ruben.

Sayangnya pada tahun 2018, ia harus kehilangan pekerjaannya. Karena penglihatan di mata kirinya menurun, sampai ia kesulitan untuk melakukan pekerjaannya di dapur.

"Setiap harinya saya menggunakan obat tetes mata, agar mata kiri saya tidak terlalu buram. Tapi ternyata hal itu memperparah penglihatan saya, akhirnya mata kiri saya harus dioperasi. Penglihatan di mata kiri saya kembali sekitar 40%," ucap Ruben, yang terlahir dengan mata kanannya yang tidak berfungsi.

Pantang Menyerah, Penjual Kue Tunanetra Ini Semangat Buka Toko KuePantang Menyerah, Penjual Kue Tunanetra Ini Semangat Buka Toko Kue Foto: FMT & Ruben Pastry

Ditambah dengan kondisi pandemi, membuatnya kesulitan mencari pekerjaan. Dari sana ia memutuskan untuk berjualan kue-kuenya dari rumah.

Dengan gigih, ia menawarkan kue-kuenya ini lewat aplikasi pesan WhatsApp sampai Facebook. Dengan nama 'Ruben Pastry'. Kue yang dijualnya juga beragam.

Mulai dari kue kering, cookies cokelat, aneka bolu, cake, almond cookies, shortbread, lemon cake, marble butter cake, cofe cake, cornflake cookies dan masih banyak lagi.

Ruben juga mematok harga yang terjangkau, apalagi kue yang ditawarkannya rata-rata memiliki berat sekitar 1 kg. Kisaran kuenya dimulai dari harga RM 20 (Rp 69.000).

Ia bertekad mengumpulkan uang dari penjualannya ini untuk membuka toko kuenya sendiri. Meski sulit, tapi ia yakin mimpinya memiliki toko kue di tahun 2025 akan segera terwujud.

Banyak netizen yang mendukung semangatnya dengan ikut membeli kue-kue buatan Ruben yang enak.

Baca Juga: Jualan Camilan dari Brebes ke Jogja, Tunanetra Ini Bikin Haru Netizen



Simak Video "Fenomena BTS Meal di Berbagai Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com