5 Makanan Enak dari Era Victoria yang Ekstrem Jika Dimakan Sekarang

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 15 Mei 2021 17:00 WIB
5 Makanan Enak dari Era Victoria yang Ekstrem Jika Dimakan Sekarang Foto: Listverse
Jakarta -

Populer dan jadi makanan enak di era Victoria, makanan ini justru tampak aneh dan ekstrem jika dikonsumsi sekarang. Dari darah hewan hingga ampela burung.

Era Victoria merupakan salah satu bagian sejarah dari terbentuknya Britania Raya. Era ini merupakan masa kepemimpinan Ratu Victoria yang bertahta dari tahun 1837 hingga 1901 di Inggris.

Baca Juga: Hiu Busuk dan Tikus, Makanan Aneh yang Disukai Negara Barat

Tentunya selama abad 19 ini, banyak makanan populer yang sangat digemari oleh orang-orang. Namun seiring berjalannya waktu, makanan-makanan ini jadi tampak aneh bahkan ekstrem jika dimakan di era modern.

Mulai dari makanan yang dibuat dari otak hewan dan dicampur dengan kuning telur, sampai susu dari keledai yang dulu digunakan untuk menggantikan ASI para bayi yang ditelantarkan.

Dilansir dari Listverse (15/05), berikut lima makanan enak dari era Victoria yang aneh jika dimakan sekarang.

1. Susu Keledai

5 Makanan Enak dari Era Victoria yang Ekstrem Jika Dimakan Sekarang5 Makanan Enak dari Era Victoria yang Ekstrem Jika Dimakan Sekarang Foto: Listverse

Susu keledai mungkin bukan hal yang aneh di industri makanan modern. Tapi dulu di era Victoria, keledai fungsinya cukup penting bagi bayi-bayi yang ditelantarkan pada saat itu.

Dulu salah satu dokter asal Prancis bernama Dokter Parrot, membawa satu bayi yang terlantar untuk disusui oleh keledai. Bayi-bayi ini langsung minum susu dari puting keledai.

Suksesnya program Dokter Parrot, membuat susu keledai digunakan hampir di seluruh negara di Eropa. Fungsinya sebagai obat untuk menyembuhkan pasien lanjut usia hingga bayi.

2. Kepala Sapi

5 Makanan Enak dari Era Victoria yang Ekstrem Jika Dimakan Sekarang5 Makanan Enak dari Era Victoria yang Ekstrem Jika Dimakan Sekarang Foto: Listverse

Kepala sapi jadi hidangan yang cukup digemari sampai sekarang di negara Timur Tengah. Tapi rupanya, bagian kepala sapi cukup populer di era Victoria dulu.

Salah satunya diolah menjadi 'A Big Plate Of Burlington Whimsey'. Nama makanannya yang panjang tak sebanding dengan tampilan makanan yang cukup mengerikan.

Orang-orang di Inggris menggunakan kepala sapi muda untuk membuat isian sejenis sup dari campuran daging dan lemak kepala sapi. Kemudian bagian lidah sapi sengaja ditata ulang, agar penampilan akhirnya terlihat seperti sapi tengah menjulurkan lidahnya keluar.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Avolato, Paduan Alpukat dan Gelato yang Lezat Menyehatkan"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com