Minum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAW

Diah Afrilian - detikFood
Selasa, 11 Mei 2021 16:00 WIB
Minum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAW
Foto: iStock
Jakarta -

Berbuka puasa bukan hanya sekadar makan dan minum. Ada sunnah dan anjuran Rasulullah SAW yang jika dilakukan akan menambah keberkahan saat berbuka.

Berbuka puasa bukan menjadi waktu balas dendam karena seharian tidak makan karena menjalankan ibadah puasa. Berbuka puasa juga ada aturan bahkan hingga cara-cara yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Cara-cara yang dianjurkan ini kemudian menjadi sunnah yang akan menambah keberkahan jika dilakukan. Tak hanya keberkahan berupa pahala dan amalan baik, menjalankan sunnah juga dapat memberikan manfaat terhadap kesehatan tubuh.

Cara Rasulullah mengajarkan kebiasaan baik untuk berbuka puasa bukan hanya memerintahkan, melainkan juga dengan menjadikannya kebiasaan dan membuat kebiasannya menjadi contoh yang dilihat oleh para sahabat. Mulai dari doa hingga cara berbuka puasa yang tenang dan tidak tergesa-gesa.

Minum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAWMinum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAW Foto: iStock

Menurut Ustadz Adi Hidayat, Rasulullah SAW memulai buka puasa dengan mengucap bismilah dilanjut dengan minum air putih. Setelahnya, Rasulullah baru membaca doa buka puasa.

Berbuka puasa menjadi waktu yang paling baik untuk berdoa. Orang yang berpuasa dikatkan akan didengar semua doa dan permintaannya hingga waktu berbuka tiba.

Walaupun berbuka puasa dianjurkan untuk dipercepat tau tidak ditunda-tunda, membaca doa sebelum berbuka menjadi sangat penting dan hal yang tidak boleh dilupakan. Buya Yahya, juga menekankan bahwa kebanyakan orang yang langsung makan saat berbuka puasa akan lupa untuk berdoa.

"Biasakan untuk menjalankan sunnah dengan berbuka puasa dengan air putih dan kurma. Satu butir, tiga butir, lima butir atau tujuh butir," kata Buya Yahya.

Berbuka puasa dengan air putih dan kurma menjadi cara berbuka puasa yang sangat dianjurkan. Kurma bahkan menjadi makanan yang paling diutamakan untuk disantap saat berbuka puasa.

Baca juga: Ini Adab Buka Puasa Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Minum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAWMinum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAW Foto: iStock

Membiasakan diri untuk menjalankan sunnah, sedangkan kamu tidak terbiasa memang cukup sulit. Menurut Buya Yahya, cara berbuka puasa yang diutamakan ini seharusnya dibiasakan untuk dilakukan saat berbuka puasa.

"Sebagian orang yang mungkin tidak mengerti, saat ada kurma masih mendahulukan gorengan. Sunnahnya, kurma yang harus diambil terlebih dahulu," kata Buya Yahya.

Jika tidak tersedia kurma, memang diperbolehkan untuk menggantikannya dengan air atau makanan lainnya. Tetapi mengutamakan makanan manis saat berbuka puasa menjadi anjuran sekaligus sunnah yang bahkan dicontohkan oleh Rasulullah secara langsung.

"Bahkan saat beli kurma untuk menyiapkan takjil pun sudah menjalankan sunnah," kata Buya Yahya.

Setelah puas berbuka puasa, makan lagi di malam hari juga bukan hal yang dilarang. Tetapi sebaiknya membatasi makan malam harus tetap dilakukan.

Makan malam yang terlalu banyak saat berbuka puasa jusru dikatakan dapat menghilangkan kehikmahan dari berbuka puasa. Makan di malam hari saat Ramadhan bukan menjadi waktu yang digunakan untuk balas dendam setelah berpuasa.

Menahan hawa nafsu di bulan Ramadhan bukan hanya dilakukan pada siang hari. Hakikat berpuasa sebenarnya lebih dari sekadar menahan lapar dan haus serta hawa nafsu di siang hari.

Secara istimewa, berpuasa sesungguhnya melatih hawa nafsu untuk mengendalikan diri. Orang-orang yang hanya menahan hawa nafsunya saat berpuasa saja dikatakan oleh Buya Yahya tidak mencerminkan sikap dari seseorang yang berpuasa.

Minum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAWMinum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAW Foto: iStock

"Ternyata hawa nafsu hanya dikekang dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari, tetapi setelah tenggelamnya matahari sampai subuh dituruti hawa nafsunya. Maka tidak seperti orang berpuasa," kata Buya Yahya.

Buya Yahya juga menerangkan bahwa selain makanan dan cara makan yang dianjurkan, berdoa menjadi hal yang disunnahkan berikutnya saat berbuka puasa. Sebenarnya doa berbuka puasa bukan hanya doa buka puasa yang selama ini banyak diketahui oleh orang banyak.

"Rasulullah kalau berbuka puasa membaca doa "Hilanglah dahaga, basahlah tenggorokan orang-orang yang berpuasa itu, tetapi pahala tetap ada"," kata Buya Yahya.

Makna doa berbuka puasa sebenarnya mengandung ikrar menyerahkan keberkahan puasa kepada Allah SWT.

"Barangsiapa berpuasa dengan keimanan di bulan Ramadhan lalu berharap pahala dari Allah SWT maka akan diampuni dosanya yang telah lalu," HR Bukhari.

Selain sebagai ikrar menyerahkan ibadah puasa yang telah dijalankan untuk Allah SWT., doa buka puasa juga mengandung ucapan syukur. Bersyukur atas segala nikmat yang diberikan salah satunya dengan kemampuan untuk menjalankan ibadah puasa.

Baca juga: Anjuran Agama soal Berbuka Puasa dengan Makanan Manis, Ini Faktanya



Simak Video "Masak Masak: Resep Pancake Pisang Saus Karamel"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)