Minum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAW

Diah Afrilian - detikFood Selasa, 11 Mei 2021 16:00 WIB
Minum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAW Foto: iStock
Minum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAWMinum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAW Foto: iStock

Membiasakan diri untuk menjalankan sunnah, sedangkan kamu tidak terbiasa memang cukup sulit. Menurut Buya Yahya, cara berbuka puasa yang diutamakan ini seharusnya dibiasakan untuk dilakukan saat berbuka puasa.

"Sebagian orang yang mungkin tidak mengerti, saat ada kurma masih mendahulukan gorengan. Sunnahnya, kurma yang harus diambil terlebih dahulu," kata Buya Yahya.

Jika tidak tersedia kurma, memang diperbolehkan untuk menggantikannya dengan air atau makanan lainnya. Tetapi mengutamakan makanan manis saat berbuka puasa menjadi anjuran sekaligus sunnah yang bahkan dicontohkan oleh Rasulullah secara langsung.

"Bahkan saat beli kurma untuk menyiapkan takjil pun sudah menjalankan sunnah," kata Buya Yahya.

Setelah puas berbuka puasa, makan lagi di malam hari juga bukan hal yang dilarang. Tetapi sebaiknya membatasi makan malam harus tetap dilakukan.

Makan malam yang terlalu banyak saat berbuka puasa jusru dikatakan dapat menghilangkan kehikmahan dari berbuka puasa. Makan di malam hari saat Ramadhan bukan menjadi waktu yang digunakan untuk balas dendam setelah berpuasa.

Menahan hawa nafsu di bulan Ramadhan bukan hanya dilakukan pada siang hari. Hakikat berpuasa sebenarnya lebih dari sekadar menahan lapar dan haus serta hawa nafsu di siang hari.

Secara istimewa, berpuasa sesungguhnya melatih hawa nafsu untuk mengendalikan diri. Orang-orang yang hanya menahan hawa nafsunya saat berpuasa saja dikatakan oleh Buya Yahya tidak mencerminkan sikap dari seseorang yang berpuasa.

Minum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAWMinum Air dan Makan Kurma, Sunah Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAW Foto: iStock

"Ternyata hawa nafsu hanya dikekang dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari, tetapi setelah tenggelamnya matahari sampai subuh dituruti hawa nafsunya. Maka tidak seperti orang berpuasa," kata Buya Yahya.

Buya Yahya juga menerangkan bahwa selain makanan dan cara makan yang dianjurkan, berdoa menjadi hal yang disunnahkan berikutnya saat berbuka puasa. Sebenarnya doa berbuka puasa bukan hanya doa buka puasa yang selama ini banyak diketahui oleh orang banyak.

"Rasulullah kalau berbuka puasa membaca doa "Hilanglah dahaga, basahlah tenggorokan orang-orang yang berpuasa itu, tetapi pahala tetap ada"," kata Buya Yahya.

Makna doa berbuka puasa sebenarnya mengandung ikrar menyerahkan keberkahan puasa kepada Allah SWT.

"Barangsiapa berpuasa dengan keimanan di bulan Ramadhan lalu berharap pahala dari Allah SWT maka akan diampuni dosanya yang telah lalu," HR Bukhari.

Selain sebagai ikrar menyerahkan ibadah puasa yang telah dijalankan untuk Allah SWT., doa buka puasa juga mengandung ucapan syukur. Bersyukur atas segala nikmat yang diberikan salah satunya dengan kemampuan untuk menjalankan ibadah puasa.

Baca juga: Anjuran Agama soal Berbuka Puasa dengan Makanan Manis, Ini Faktanya

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Masak Masak: Resep Pancake Pisang Saus Karamel"
[Gambas:Video 20detik]

(dfl/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com