Keluarga Kimbab Lebaran di Korea, Belanja Bahan Ketupat hingga Opor Ayam

ADVERTISEMENT

Keluarga Kimbab Lebaran di Korea, Belanja Bahan Ketupat hingga Opor Ayam

Diah Afrilian - detikFood
Senin, 10 Mei 2021 18:30 WIB
Keluarga Kimbab Lebaran di Korea, Belanja Bahan Ketupat hingga Opor Ayam
Foto: Youtube@Kimbab Family
Keluarga Kimbab Lebaran di Korea, Belanja Bahan Ketupat hingga Opor AyamKeluarga Kimbab Lebaran di Korea, Belanja Bahan Ketupat hingga Opor Ayam Foto: Youtube@Kimbab Family

Setibanya di supermarket, Gina langsung mengambil sekantung besar kentang untuk membuat sambal goreng kentang atau kentang balado. Kemudian, ia juga tak lupa mengambil setumpuk telur yang juga menjadi kebutuhan sehari-hari.

Anak pertamanya, Yunji, ternyata juga cukup cekatan untuk membantu ibunya mengambil bahan-bahan yang diperlukan. Dengan cepat Yunji dapat menemukan wortel dan timun yang dibutuhkan oleh ibunya. Wortel dan timun tersebut akan diolah menjadi acar oleh Gina.

Tak lupa, Gina juga mengambil sekarung beras untuk membuat ketupat. Setelah semua kebutuhan bahan masakan untuk Lebaran sudah diambil, selanjutnya mereka hanya tinggal melengkapi untuk kebutuhan harian rumah.

"Ini semua bahan yang sudah kita beli tadi. Untuk daging, kita beli di toko yang khusus menjual daging halal di daerah Itaewon dan bahan-bahan seperti beras dan yang lainnya kita beli di supermarket wholesaler lokal Korea," kata Gina.

Gina juga menjelaskan harga bahan-bahan yang ia beli. Alasan mengapa mereka memilih supermarket wholesaler adalah harga yang lebih murah untuk bahan-bahan yang lebih banyak. Selain itu, di Korea juga harga - tidak terpengaruh dengan waktu Ramadhan atau Lebaran sehingga lebih stabil.

Keluarga Kimbab Lebaran di Korea, Belanja Bahan Ketupat hingga Opor AyamKeluarga Kimbab Lebaran di Korea, Belanja Bahan Ketupat hingga Opor Ayam Foto: Youtube@Kimbab Family

"Lalu, harga-harganya bahan-bahan yang kami beli buat lebaran ini nggak ada hubungannya dengan Ramadhan atau Lebaran jadi naik harganya, karena mayoritas penduduk Korea tidak merayakan Ramadhan dan Lebaran," kata Gina.

Gina menunjukkan satu persatu bahan yang ia beli. Mulai dari 2 kilogram ayam potong, 2 kilogram daging Wagyu Australia, sekarung beras, kentang, sebungkus wortel serta sekantung timun.

Gina juga menambahkan bahwa satu-satunya bahan yang sedang mengalami kenaikan harga adalah telur. Di Korea persediaan telur dikatakan sedang menurun sehingga membuat harganya melambung.

Harga telur yang normalnya hanya berkisar Rp102 ribu, tetapi pada saat itu harganya naik menjadi Rp166 ribu. Kenaikan harga telur tersebut bahkan lebih dari setengah harga normal.

"Telur di Korea sedang susah, jadi harganya lagi naik dan mahal banget. Harusnya ini sekitar 8.000 Won (setara dengan Rp102 ribu)," kata Gina.

Gina juga menyebutkan satu-persatu harga bahan makanan yang dijual di Korea. Hanya untuk bahan-bahan membuat masakan khas Lebaran saja, keluarga Kimbab menghabiskan lebih dari Rp1,3 juta.

Baca juga: Beli Stoples hingga Kue, Ini Persiapan Orang Indonesia Lebaran di Korea



Simak Video "Rekomendasi Jajanan Korea Favorit Kimbab Family"
[Gambas:Video 20detik]

(dfl/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT