Di 5 Negara Ini Hidangan Tikus Jadi Makanan Enak Sehari-hari

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 08 Apr 2021 19:00 WIB
This photo taken on August 10, 2019 shows a man grilling rats at a stall in Battambang province. - Barbecued field rats are not everybodys idea of a tasty treat, but in Cambodias rural Battambang province they are popular as a cheap - and quick - snack, with small skewered ones going for 0.25USD each while larger rodents can cost 1.25USD. (Photo by TANG CHHIN Sothy / AFP) Foto: AFP

3. Cuy Chactado

Di 5 Negara Ini Hidangan Tikus Jadi Makanan Enak Sehari-hariDi 5 Negara Ini Hidangan Tikus Jadi Makanan Enak Sehari-hari Foto: Site News/Wiki

Ada banyak versi dari hidangan cuy chactado. Makanan yang satu ini berasal dari Peru dan sangat populer di sana, mirip seperti hidangan ayam geprek di Indonesia.

Bedanya cuy chactado dibuat dari marmut atau tikus besar. Daging tikus atau marmut yang sudah dibersihkan, kemudian akan diberikan bumbu spesial lalu digoreng sampai teksturnya garing.

Setelah itu daging akan disajikan dengan kentang goreng, tambahan salad dan cocolan saus. Mirip seperti steak ayam. Walaupun bentuk marmut atau tikusnya masih utuh, tapi orang-orang di sana tetap menggemarinya.

4. Three Squeaks

Di 5 Negara Ini Hidangan Tikus Jadi Makanan Enak Sehari-hariDi 5 Negara Ini Hidangan Tikus Jadi Makanan Enak Sehari-hari Foto: Site News/Wiki

Di China ada hidangan tikus yang cukup ekstrem dan kontroversial. Hidangan ini dikenal dengan nama Three Squeaks, di mana orang-orang gemar memakan bayi tikus hidup-hidup.

Bayi tikus ini dipilih yang masih merah, dengan tekstur kulit yang masih lembut hingga mudah untuk dimakan. Sebelum dimakan, bayi tikus lebih dulu dicocol ke saus spesial campuran dari kecap asin dan beberapa rempah.

Setelah itu bayi tikus dimakan menggunakan sumpit. Tentunya hidangan yang satu ini mengundang banyak kritikan. Tapi tetap hidangan ini masih populer di China.

Baca Juga: Dikaitkan Virus Corona, Ini 5 Fakta Makan Bayi Tikus Hidup di China

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Berani Jajal Kue Cacing Ini?"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com