Duh! Makan Sup Penis Macan hingga Daging Monyet Bisa Memicu Virus Baru

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 01 Apr 2021 19:30 WIB
Duh! Makan Sup Penis Macan hingga Daging Monyet Bisa Memicu Virus Baru Foto: AP/Alamy/Getty Images
Jakarta -

Konsumsi daging hewan liar di sejumlah negara masih terus berlangsung. Seperti konsumsi sup penis macan yang bisa memicu munculnya virus baru.

Banyak makanan dari hewan-hewan eksotik, yang dianggap dapat meningkatkan kesehatan hingga vitalitas pria. Makanan seperti daging monyet, sup penis macan, sampai darah kera semuanya ini dikhawatirkan dapat menciptakan virus baru.

Baca Juga: Parah! Wanita Ini Tega Beri Makan Daging Anjing Liar ke Anaknya

Bahkan banyak peneliti yang memprediksi bahwa virus ini akan lebih parah dari virus Corona.

Dilansir dari The Sun UK (01/04), banyak ahli kesehatan dan organisasi pecinta hewan yang meminta orang-orang untuk berhenti makan daging hewan liar.

Duh! Makan Sup Penis Macan hingga Daging Monyet Bisa Memicu Virus BaruDuh! Makan Sup Penis Macan hingga Daging Monyet Bisa Memicu Virus Baru Foto: AP/Alamy/Getty Images

Menurut beberapa ilmuwan, daging hewan liar ini merupakan sumber yang paling berbahaya untuk dimakan. Karena dapat menciptakan virus pandemi terbaru, yang bisa menularkan banyak orang.

Misalnya seperti virus Zoonoses. Virus ini diketahui disebarkan oleh hewan ke manusia. Ditambah tingginya permintaan daging hewan liar, yang sering digunakan sebagai obat hingga untuk vitalitas pria.

"Dari penis macan sampai cula badak, bahkan darah kera. Semua permintaan akan bagian tubuh hewan liar berakhir dimakan, dijadikan ramuan obat sampai untuk produk kosmetik. Di mana hal ini menghancurkan populasi alam bebas," ungkap Elisa Allen, direktur dari organisasi PETA.

Di Asia contohnya, sup yang dibuat dari potongan penis macan masih menjadi makanan favorit. Selain disebut memiliki rasa yang enak, sup penis macan ini bisa meningkatkan keperkasaan pria.

Duh! Makan Sup Penis Macan hingga Daging Monyet Bisa Memicu Virus BaruDuh! Makan Sup Penis Macan hingga Daging Monyet Bisa Memicu Virus Baru Foto: AP/Alamy/Getty Images

"Padahal sebenarnya sup penis macan ini hanya status saja. Tapi tidak memiliki nilai nutrisi atau khasiat tertentu," jelas Debbie Banks, peneliti hewan.

Selain itu monyet jenis lutung atau langur yang banyak ditemukan di Jawa Timur, Indonesia juga menarik perhatian. Karena banyak pemburu yang menembak, dan mengambil daging langur untuk dimakan atau dijual.

Banyak peneliti yang setuju bahwa daging hewan liar ini berpotensi besar membawa virus yang tidak diketahui. Jika manusia terus mengonsumsinya, maka bukan tidak mungkin virus baru yang lebih berbahaya dari Corona akan muncul di masa depan.

Duh! Makan Sup Penis Macan hingga Daging Monyet Bisa Memicu Virus BaruDuh! Makan Sup Penis Macan hingga Daging Monyet Bisa Memicu Virus Baru Foto: AP/Alamy/Getty Images

"Seperti virus COVID-19 dan SARS yang berasal dari pasar tradisional. Di mana pasar itu menjual banyak daging hewan liar seperti kelelawar hingga kucing untuk konsumsi manusia," pungkas Allen.

Sebelumnya sepanjang tahun 2020, pemerintah China mulai membenahi regulasi konsumsi daging hewan liar di negara mereka. Seperti kota Beijing yang resmi melarang konsumsi daging hewan liar sejak bulan April tahun lalu.

Baca Juga: Beijing Resmi Larang Konsumsi Daging Hewan Liar



Simak Video "Bikin Laper: Santap Mangut Kepala Ikan Manyung"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com