Dulu Dijual Ilegal, Kini Sate Babi Ini Harus Antre Sampai 6 Bulan

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 25 Mar 2021 18:30 WIB
Dulu Dijual Ilegal, Kini Sate Babi Ini Harus Antre Sampai 6 Bulan Foto: Ah Hong/Mothership SG
Jakarta -

Dulunya sate babi ini dijual secara ilegal di pinggir jalan. Kini orang-orang harus rela mengantre sampai enam bulan lamanya, untuk bisa mencicipi sate babi legendaris yang satu ini.

Populer sebagai makanan kaki lima di Singapura. Sate babi jadi makanan favorit banyak orang di sana. Mirip seperti penjual sate di Indonesia, kebanyakan penjual sate babi menjajakan dagangannya dengan gerobak di pinggir jalan.

Baca Juga: Bukan Siomay Ikan, Penjual Ini Tawarkan Siomay Daging Babi

Dilansir dari Mothership (25/03), berjualan makanan di pinggir jalan termasuk ke dalam salah satu tindakan yang ilegal di Singapura. Tapi para penggemar sate babi Ah Pui di wilayah Tiong Bahru tetap rela mengantre untuk bisa membeli sate babi ini.

Sang penjual bernama Ang Boon Ee berjualan sate babi di pinggir jalan sejak tahun 1980. Ia sempat beberapa kali dijatuhi denda oleh pemerintah Singapura, karena berjualan di pinggir jalan.

indonesian satay skewer street food satay skewer street food Foto: iStock

Kini Ang Boon berjualan sate babi tepat di depan kafe modern bernama 195 Pearl Hill Cafe. Meski sudah berpindah tempat, tapi pelanggan setianya tetap membeli sate babi buatannya.

Bahkan mereka rela menunggu di daftar antrean yang panjang bisa sampai enam bulan ke depan, jika ingin makan sate babi ini.

"Saya sudah membuat sate babi selama lebih dari 50 tahun. Pertama kali saya belajar membuatnya saat usia saya masih 11 tahun," ungkap Ang Boon.

Kombinasi sate babi buatan Ang Boon terbilang spesial. Dia masih memotong daging babi dengan tangan, memastikan ketebalan dagingnya sama, kemudian memanggangnya hingga garing.

Dulu Dijual Ilegal, Kini Sate Babi Ini Harus Antre Sampai 6 BulanDulu Dijual Ilegal, Kini Sate Babi Ini Harus Antre Sampai 6 Bulan Foto: Ah Hong/Mothership SG

Sate babi disajikan dengan dengan acar timun dan saus kacang yang kental. Uniknya, di sate babi Ah Pui ini bumbu kacang dipadukan dengan selai nanas yang asam dan segar.

Karena proses pembuatan sate babi yang tak sembarangan. Setiap harinya Ang Boon hanya bisa menjual sate babinya dalam jumlah terbatas. Ia lebih mementingkan kualitas rasa dibandingkan kuantitas.

Untuk 10 tusuk sate babi, Ang Boon menjualnya di harga SGD 9 (Rp 96.500). Walau harga satenya terbilang lebih mahal, dibandingkan sate babi lainnya. Tapi karena rasa satenya yang enak membuat para pelanggannya rela menunggu.

"Karena sate babi ini sangat terkenal sekarang daftar antreannya sudah sampai bulan Oktober. Orang-orang harus lebih dulu memesan sate via WhatsApp," pungkas Ang Boon.

Selain di Singapura, banyak juga tempat makan sate babi enak yang ada di wilayah Jakarta. Seperti sate babi Johan yang menawarkan sate babi enak. Kemudian ada juga Sate Babi Buana 94 yang hits di Jakarta Barat.

Baca Juga: 5 Tempat Makan Sate Babi Enak di Jakarta Barat



Simak Video "Icip-Icip Lezatnya Ponggol Nasi Lemak Khas Singapura"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com