Ajakan Makan Ramyeon Bisa Jadi Kode Ajakan Bercinta

Tim Detikfood - detikFood Rabu, 17 Mar 2021 08:30 WIB
ramyeon enak ada di 5 kafe korea di jakarta Foto: Instagram
Jakarta -

Ramyeon atau mie jadi makanan populer Korea. Sampai-sampai ajakan makan mie ini dipakai sebagai kode ajakan bercinta di kalangan anak muda di Korea.

Mi ramyeon semakin populer lantaran semakin sering muncul di drama Korea atau K-drama. Hampir setiap K-drama punya adegan makan ramyeon. Beberapa yang fenomenal muncul dalam drama What's Wrong with Secretary Kim dan Crash Landing on You.

Uniknya, makan ramyeon ini bukan hanya sekadar menikmati ramyeon bersama. Di balik ajakan makan ramyeon, tersimpan ajakan untuk bercinta. Di negeri ginseng ini, ajakan makan ramyeon seolah jadi metafora untuk mengajak berhubungan seks.

Makna ajakan bercinta di balik makan mi ramyeon tak datang begitu saja. Mi di Korea sudah menjadi makanan penting sejak periode Tiga Kerajaan. Sejumlah hidangan mi bahkan disajikan pada momen-momen penting seperti perjamuan dan hari ulang tahun.

perbedaan ramen dan ramyeonAjakan Makan Ramyeon Bisa Jadi Kode Ajakan Bercinta. Foto: the kitch

Kini, mi menjadi makanan sehari-hari di Korea. Mi jadi santapan di berbagai aktivitas termasuk sebelum berhubungan seksual.

Ajakan makan ramyeon seperti, "Apakah kamu ingin makan ramyeon? atau "Apakah kamu mau makan ramyeon sebelum pergi?" disamakan dengan ajakan untuk bercinta. Ajakan ini kerap muncul di film maupun K-drama. Dikutip dari SCMP, di dunia perfilman adegan ini pertama kali muncul dalam film One Fine Spring Day pada 2001.

Dikutip dari CNN Indonesia (16/3) menurut analisis Yujin Choi, ajakan makan mie ramyeon jadi ajakan bercinta viral di kalangan dewasa muda Korea setelah kalimat itu digunakan pada Korean Saturday Night Live pada 2013. Sejak saat itu, ajakan makan ramyeon jadi simbol atau godaan dan ajakan bercinta.

Ajakan makan ramyeon dipilih ketimbang harus secara langsung mengajak lawan jenis bercinta. Lawan jenis juga bisa menolak ajakan itu dengan nyaman,

"Salah satu alasan mengapa itu menjadi begitu populer adalah karena pernyataannya yang provokatif. Meski mungkin tidak berarti banyak dalam budaya Barat, di Korea, berbicara tentang budaya seksual secara terbuka dianggap tabu dan bukan norma dalam sifat konservatif yang mengakar," tulis Yujin Choi, dikutip dari Scholar Blogs.

Sementara itu Youtuber Hyunchul Kim menyebut orang Korea banyak menggunakan ajakan makan ramyeon dalam kehidupan sehari-hari. Namun, sering pula ajakan itu digunakan untuk bercanda.

"Iya, tapi saya pikir orang lebih sering menggunakannya sebagai lelucon," kata Hyunchul Kim kepada Cosmopolitan.



Simak Video "Mengulik Sejarah Ramyeon Pedas dari Korea"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com