Apa Benar Sushi Tergolong Makanan Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Diah Afrilian - detikFood Senin, 22 Feb 2021 11:00 WIB
Apa Benar Sushi Tergolong Makanan Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi Foto: Getty Images/iStockphoto/Ryzhkov
Jakarta -

Sushi merupakan hidangan yang menggunakan ikan mentah sebagai toppingnya. Benarkah hidangan ini sehat? Berikut ini penjelasan para ahli gizi.

Sushi merupakan makanan khas Jepang yang terbuat dari nasi, sayuran dan ikan yang dijadikan topping atau digulung dengan selembar rumput laut. Sushi biasa disajikan baik dengan ikan mentah maupun matang. Tetapi sushi cenderung lebih terkenal dengan olahan ikan mentah yang segar tanpa bau amis.

Sushi sendiri memiliki beragam jenisnya. Secara garis besar sushi dikelompokkan menjadi nigiri, maki dan temaki.

Penggunaan bahan-bahan pada sushi sering dipertanyakan efek sehatnya. Apakah benar sushi termasuk makanan yang sehat?

Berikut ini penjelasan para ahli gizi terkait manfaat kesehatan sushi yang telah dilansir melalui Health (21/1):

Dalam sushi, kandungan EPA dan asam lemak DHA yang tinggi secara signifikan dikatakan berkontribusi dalam pola makan tradisional Jepang yang dipercaya dapat memperpanjang umur. Sushi nigiri dan sashimi dengan tambahan salad sayuran menjadi menu yang direkomendasikan karena kandungan serat dan mikronutrien yang sangat baik.

Pilihan ikan seperti salmon dan makarel yang rendah merkuri juga menjadi bahan pembuatan sushi yang dianggap paling sehat. Tetapi saat menyantap sushi, usahakan untuk mengurangi atau menghindari shoyu yang merupakan kecap tinggi garam dan pilih tambahan perasa seperti wasabi atau acar jahe (gari).

Karena kandungan serat, mikronutrien serta vitamin dan mineralnya yang baik, sushi dapat memberikan manfaat kesehatan di antaranya:

1. Meningkatkan Kesehatan Usus

"Kontributor kesehatan orang Jepang secara besar berasal dari mikrobiota usus yang sehat. Hal ini diciptakan oleh pola makan yang banyak berupa hidangan fermentasi seperti bok choy, rumput laut, jamur, kimchi, natto dan tahu," kata Danvar.

Serat yang didapatkan melalui sayur dan makanan fermentasi dapat memberikan probiotik dan nutrisi yang baik bagi mikroba menguntungkan yang ada di usus. Mikroba ini membantu membersihkan usus dari komposisi-komposisi yang berbahaya dan produksi bakteri yang tidak sehat.

Baca Juga: Apakah Sushi Benar-benar Sehat? Ini 7 Fakta Nutrisinya https://food.detik.com/info-sehat/d-4699866/apakah-sushi-benar-benar-sehat-ini-7-fakta-nutrisinya

2. Menguatkan Sistem Imun

Apa Benar Sushi Tergolong Makanan Sehat? Ini Penjelasan Ahli GiziApa Benar Sushi Tergolong Makanan Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi Foto: Getty Images/iStockphoto/Ryzhkov

"Para peneliti juga menunjukkan bahwa wasabi, pemberi rasa pedas yang unik sekaligus sebagai desinfektan ikan mentah, terbukti memberikan manfaat kesehatan yang signifikan dan membantu memperkuat sistem imun," kata Davar.

Wasabi mengandung beta karoten, glukosinolat dan isothiocyanate yang memiliki kemampuan antibakteri dan membantu mitigasi elemen mikroba atau patogen. Wasabi juga diketahui dapat mematikan bakteri seperti E. coli dan staphylococcus.

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

"Salmon dan makarel merupakan sumber protein yang sangat baik ditambah dengan asam lemak omega 3 DHA yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner," kata Davar

BPOM melaporkan bahwa penemuan ini masih sangat terbatas pembuktiannya tetapi memiliki kredibilitas yang baik. DHA juga terbukti ditemukan ada pada minyak ikan dan dapat mengurangi tekanan darah tinggi dan menurunkan risiko hipertensi yang menjadi 2 penyebab jantung koroner yang paling umum.

Selanjutnya
Halaman
1 2

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com