Anggota TNI Ini Sukses Jadi Petani Kelengkeng Setelah Satu Kaki Terkena Ranjau

Devi Setya - detikFood Senin, 01 Feb 2021 19:30 WIB
Anggota TNI Ini Sukses Jadi Petani Kelengkeng Setelah Satu Kaki Terkena Ranjau Foto: youtube Kementerian Pertanian RI
Jakarta -

Meskipun dengan satu kaki, anggota TNI bernama Mugiyanto ini tetap semangat menjadi petani. Ia memilih menjadi petani kelengkeng yang sukses hasilkan puluhan ton kelengkeng setiap tahun

Tidak ada yang tahu kapan musibah datang, termasuk bagi Mugiyanto. Anggota TNI yang harus rela kehilangan satu kakinya setelah terkena ranjau saat bertugas di Ambon. Namun hal ini tak membuatnya putus asa.

Meskipun fisiknya sudah tak sempurna, tapi Mugiyanto sadar ia harus tetap menjalani hidup. Ia pun memilih menjadi petani buah setelah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Kementrian Pertanian RI.

Anggota TNI Ini Sukses Jadi Petani Kelengkeng Setelah Satu Kaki Terkena RanjauAnggota TNI Ini Sukses Jadi Petani Kelengkeng Setelah Satu Kaki Terkena Ranjau Foto: youtube Kementerian Pertanian RI

Kisah Mugiyanto ini dirangkum dalam video yang diunggah di channel youtube Kementrian Pertanian RI. Selain memberi semangat, Mugiyanto juga menjadi sosok inspiratif bagi banyak orang.

Pria dengan pangkat Serda ini setiap hari sibuk mengurus ratusan pohon kelengkeng di kebun Borobudur. Kebun buah yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah ini menjadi saksi dari perjuangan Mugiyanto.

"Tahun 2000 saya kecelakaan saat tugas di Ambon. Saya terkena ranjau di sana, sekarang ini saya menggunakan kaki palsu," kata Mugiyanto.

Di kebun ini setidaknya ada 250 pohon kelengkeng jenis Kateki yang ia rawat. Kelengkeng ini termasuk jenis terbaik dan unggulan di Indonesia. Buahnya manis, berukuran besar dan bisa dipanen sepanjang tahun tanpa kenal musim.

Kelengkeng yang ditanam Mugiyanto ini termasuk varietas super, dalam satu tangkai bisa menghasilkan buah seberat 3-5 kilogram. Inilah yang membuat banyak Mugiyanto semakin semangat bertani.

Dalam setahun, kebun ini bisa menghasilkan hingga 50 ton buah kelengkeng. Ia mengaku sama sekali tidak kesulitan memasarkan buah ini karena pasarnya sangat terbuka lebar.

Selain menjual langsung ke pasaran, Mugiyanto juga membuka kebunnya ini sebagai sarana agro wisata. Siapapun boleh datang, memetik kelengkeng dan membeli serta menjadikan buah ini sebagai oleh-oleh. Mugiyanto juga membuka sarana edukasi bagi orang-orang yang mau mencoba bertani kelengkeng.

Anggota TNI Ini Sukses Jadi Petani Kelengkeng Setelah Satu Kaki Terkena RanjauAnggota TNI Ini Sukses Jadi Petani Kelengkeng Setelah Satu Kaki Terkena Ranjau Foto: youtube Kementerian Pertanian RI

"Petani itu tidak kotor. Petani itu penghasilannya sangat luar biasa.
Jangan malu dikatakan anak muda sebagai petani. Petani itu sangat menjanjikan," ujar Mugiyanto.

Dalam sekali panen kelengkeng, Mugiyanto bahkan bisa mengantongi hingga 500 juta. Dari sini ia menyebarkan semangat pada orang-orang agar jangan memandang remeh profesi sebagai petani.



Simak Video "Asinan Kelengkeng"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com