Tambahkan Lada ke Makanan Pesanannya, Tangan Pria Ini Disayat Juru Masak

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 30 Jan 2021 15:00 WIB
Tambahkan Lada ke Makanan Pesanannya, Tangan Pria Ini Disayat Juru Masak Foto: SoraNews24/Ilustrasi iStock
Jakarta -

Tambahkan lada terlalu banyak ke dalam makanan pesanannya. Pria ini tangannya disayat orang yang memasak makanannya.

Di Prancis ada etika untuk tidak menambahkan lada hingga saus ke makanan yang dimasak oleh orang lain. Karena hal ini bisa dianggap tak sopan, dan tidak menghargai rasa makanan tersebut.

Baca Juga: Makanannya Kurang Pedas, Pria Ini Ancam Akan Lompat Dari Balkon

Tapi ternyata hal ini juga cukup sensitif di Jepang. Karena meski di Jepang tidak ada larangan khusus yang menyebutkan orang tidak boleh menambahkan sesuatu di makanan pesanan mereka.

Tambahkan Lada ke Makanan Pesanannya, Tangan Pria Ini Disayat Juru MasakTambahkan Lada ke Makanan Pesanannya, Tangan Pria Ini Disayat Juru Masak Foto: SoraNews24/Ilustrasi iStock

Pemilik penginapan yang satu ini justru nekat menyayat tangan salah satu tamunya karena masalah sepele.

Dilansir dari SoraNews24 (30/01), semuanya berawal dari pertengkaran antara pemilik penginapan bernama Genryu Aragaki dengan salah satu tamunya.

Aragaki memiliki penginapan bernama Gukyoan Guesthouse di daerah Kota Ise, Prefektur Mie, Jepang. Menurut keterangan dari polisi, pada bulan Oktober lalu seorang tamu berusia 52 tahun menginap di sana.

Ia pun memesan makan malam di penginapan tersebut. Namun tamu ini menambahkan sedikit lada hitam di atas makanan yang disajikan oleh Aragaki.

Tambahkan Lada ke Makanan Pesanannya, Tangan Pria Ini Disayat Juru MasakTambahkan Lada ke Makanan Pesanannya, Tangan Pria Ini Disayat Juru Masak Foto: SoraNews24/Ilustrasi iStock

Tapi rupanya hal ini membuat Aragaki kesal dan kecewa. Ia merasa kerja kerasnya saat menyiapkan dan memasak makanan ini tidak dihargai.

Dari sana ia memukul tamu tersebut di kepalanya, lalu menodongkan pisau dapur ke arahnya. Aragaki juga berteriak dan mengancam akan membunuh tamu tersebut.

Di tengah pertengkaran mereka, sang tamu sempat melawan serangan Aragaki. Sayangnya salah satu bagian tangan tamu itu berhasil disayat oleh Aragaki. Meski lukanya tidak serius, tapi butuh waktu dua minggu agar tangan tamu itu sembuh.

Karena pertengkaran ini, Aragaki langsung diamankan oleh polisi setempat. Aragaki mengaku bahwa dia emosi setelah melihat tamu itu menaburkan begitu banyak lada hitam ke makanan yang dibuatnya.

Tambahkan Lada ke Makanan Pesanannya, Tangan Pria Ini Disayat Juru MasakTambahkan Lada ke Makanan Pesanannya, Tangan Pria Ini Disayat Juru Masak Foto: SoraNews24/Ilustrasi iStock

Fakta mengejutkan lainnya adalah Aragaki mengaku bahwa dia sudah mengenal tamu itu dari lama. Ia mengaku berteman, dan pertengkaran yang kemarin hanya candaan belaka.

Tapi dari bukti dan pengakuan tamu itu, polisi menyimpulkan bahwa yang terjadi adalah sebaliknya. Sampai saat ini kasusnya masih bergulir.

Jika dilihat dari situs resmi penginapan tersebut, tidak disebutkan makanan apa yang disajikan di sana. Kecuali menu sarapan mereka berupa sup miso dan nasi telur atau tamago kake gohan, seharga 500 yen (Rp 67.000).

Banyak netizen di Jepang yang memberikan beragam komentar tentang kasus ini.

Tambahkan Lada ke Makanan Pesanannya, Tangan Pria Ini Disayat Juru MasakTambahkan Lada ke Makanan Pesanannya, Tangan Pria Ini Disayat Juru Masak Foto: SoraNews24/Ilustrasi iStock

"Saya juga sebenarnya tidak terlalu suka menambahkan bumbu atau saus ke makanan pesanan saya. Tapi saya sih tidak mau pergi ke tempat yang mengatur bagaimana saya harus makan," komen salah satu netizen.

"Saya penasaran seberapa banyak lada hitam yang ditaburkan tamu ini sampai membuat pria itu marah. Menyeramkan," tulis netizen lainnya.

"Sebenarnya makanan apa yang disajikan di penginapan itu? Jika mereka begitu tersinggung dengan tambahan lada hitam, saya penasaran seenak apa makanan yang mereka buat di sana," pungkas netizen lainnya.

Baca Juga: Sedang Bertengkar, Wanita Ini Selipkan Daging di Bekal Suaminya



Simak Video "Setelah Kimchi di Korsel, Ramen Jepang Dihantui Krisis"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com