10 Fakta Unik Seputar Kopi yang Mungkin Kamu Belum Tahu

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 21 Jan 2021 05:00 WIB
10 Fakta Unik Seputar Kopi yang Mungkin Kamu Belum Tahu Foto: Eat This Not That
Jakarta -

Jadi minuman populer di dunia, kopi punya banyak fakta unik yang menarik disimak. Dari fungsi kopi sebagai bahan bakar mobil hingga kisah kopi ditemukan kambing.

Membicarakan kopi seolah tak ada habisnya. Dari manfaat sehat, efek samping, jenis kopi, sampai proses pembuatan minuman berkafein ini.

Tak ketinggalan fakta unik lain seputar penanaman, pengolahan, nutrisi, hingga manfaat kopi lainnya berikut ini. Beberapa mungkin belum pernah kamu tahu sebelumnya.

Jangan ngaku pencinta kopi kalau kamu belum tahu fakta unik kopi berikut ini. Informasinya dirangkum Eat This, Not That (20/1) seperti berikut:

1. Kafein kopi drip lebih tinggi dari espresso

Banyak pencinta kopi mengira kandungan kafein pada espresso lebih tinggi dibanding jenis kopi lainnya. Faktanya, kafein pada kopi drip atau drip coffee mengalahkan espresso.

Dalam 1 shot (30 ml) espresso mengandung sekitar 100 mg kafein, sedangkan 1 cangkir (200 ml) drip coffee memiliki 128 mg kafein. Drip coffee merupakan teknik menyeduh kopi giling dengan kertas filter. Biasanya dikemas dalam bentuk drip bag coffee untuk konsumsi perorangan.

2. Kopi light roast lebih tinggi kafeinnya dibanding dark roast

10 Fakta Unik Seputar Kopi yang Mungkin Kamu Belum Tahu10 Fakta Unik Seputar Kopi yang Mungkin Kamu Belum Tahu Foto: Eat This Not That

Dalam tahap pemanggangan biji kopi bisa menghasilkan kopi light roast, medium roast, dan dark roast. Masing-masing kopi yang dihasilkan memiliki ciri khas aroma dan rasa sendiri.

Pun untuk kandungan kafeinnya. Ternyata kopi light roast mengandung lebih banyak kafein ketimbang kopi dark roast. Hal ini lantaran proses pemanggangan yang lebih sebentar meski rasanya tidak sepahit kopi dark roast.

3. Ekstrak kafein dari kopi decaf dijual ke produsen soda

Fakta unik seputar kopi selanjutnya datang dari kopi decaf yang belakangan kian populer. Kopi dengan kandungan minim atau bahkan tanpa kafein ini menyisakan ekstrak kafein dalam proses pembuatannya.

Ekstrak kafein ini tidak dibuang tetapi dijual ke produsen atau perusahaan soda. Peminatnya tinggi karena perusahaan farmasi juga mengincarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com