Dibuat Dari 'Sampah' Ayam, Ini Hidangan Favorit Kaum Miskin Filipina

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 12 Jan 2021 13:00 WIB
Dibuat Dari Sampah Ayam, Ini Hidangan Favorit Kaum Miskin Filipina Foto: CNA/Ist
Jakarta -

Hidangan ini dibuat dari 'sampah' ayam atau ayam sisa olahan yang ada di hotel. Karena enak makanan ini jadi menu favorit kaum miskin di Filipina sejak dulu.

Filipina merupakan salah satu negara di Asia yang terkenal dengan daerah kumuh atau slum. Meski Filipina berkembang menjadi negara modern, tapi masih banyak warganya yang hidup dalam kemiskinan.

Lewat data yang dihimpun dari Trading Economics, disebutkan bahwa setidaknya ada 42,9% populasi urban di Filipina yang hidup dalam daerah kumuh pada tahun 2018 lalu.

Untuk bertahan hidup dalam keterbatasan, mereka biasanya menggunakan bahan makanan apapun yang tersisa. Mulai dari mengais sisa makanan di tempat sampah, sampai mengolah ayam yang dibuang hotel-hotel untuk dimasak kembali. Hidangan ini dikenal dengan nama monok.

Berikut beberapa fakta seputar monok, hidangan favorit kaum miskin di Filipina.

Baca Juga: 'Pagpag' Makanan Sisa dari Tempat Sampah Jadi Hidangan Favorit di Filipina

1. Sejarah Monok

Ayam SuwirAyam Suwir Foto: Getty Images/iStockphoto/VeselovaElena

Bisa dibilang monok merupakan hidangan daging tumis berbagai bumbu. Tapi di Tondo, Manila, monok berubah menjadi makanan murah yang populer di pemukiman kumuh.

Lewat salah satu acara yang dikembangkan CNA, yaitu 'Slumfood Millionaire'. Mereka menyorot lebih dalam tentang makanan-makanan yang ada di wilayah pemukiman kumuh dan miskin di berbagai negara.

Di Filipina sendiri, selain makanan dari sampah yang dikenal dengan nama pagpag. Monok ternyata masuk ke dalam hidangan favorit di sana.

2. Dibuat dari Sampah Ayam

Dibuat Dari 'Sampah' Ayam, Ini Hidangan Favorit Kaum Miskin FilipinaDibuat Dari 'Sampah' Ayam, Ini Hidangan Favorit Kaum Miskin Filipina Foto: CNA/Ist

Bahan-bahan pembuatan monok sangat sederhana. Pertama yang disiapkan adalah suwiran daging ayam, cuka, bawang, kecap dan irisan cabe. Semua bahan ini ditumis jadi satu hingga tekstur suwiran ayam krispi.

Tapi sayangnya kaum miskin di sana tak mampu membeli daging ayam segar. Akhirnya muncul lah ide untuk menggunakan ayam sisa yang dibuang dari hotel-hotel besar di Manila.

Salah satu pembuat monok yang terkenal bernama Loida. Sehari-harinya ia berjualan monok untuk menyambung hidupnya, ia juga mahir mengolah ayam-ayam 'sampah' itu menjadi makanan yang enak.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Menengok Restoran Halal di Angeles City, Filipina"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com