'Pagpag' Makanan Sisa dari Tempat Sampah Jadi Hidangan Favorit di Filipina

Sonia Basoni - detikFood Rabu, 29 Mei 2019 19:00 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Sisa makanan yang ada di tempat sampah, tentunya sudah tidak layak konsumsi. Tapi di Filipina, makanan ini dimasak kembali dan disebut sebagai 'pagpag'.

Di beberapa wilayah pemukiman padat penduduk yang ada di Filipina, banyak warganya yang hidup di dalam garis kemiskinan. Sehingga hidangan 'pagpag' ini mulai muncul, dan menjadi salah satu makanan favorit bagi warga yang tidak mampu di Filipina.

Baca Juga: Pasangan Ini Makan 'Sampah' Demi Berhemat Rp 2,9 Juta Tiap Bulan
'Pagpag' Makanan Sisa dari Tempat Sampah Jadi Hidangan Favorit  di FilipinaFoto: Istimewa
Dikabarkan The Epoch Times (29/05), pagpag memiliki arti 'makanan berdebu', atau bisa juga disebut sebagai makanan sisa yang diambil dari restoran cepat saji yang sudah berada di tempat pembuangan sampah. Sisa-sisa makanan, seperti potongan tulang ayam, hingga potongan daging ini dibersihkan, sebelum dimasak kembali dan dimakan oleh orang-orang.

Sisa-sisa makanan dari tumpukan sampah ini, biasanya dimasak dengan cara direbus atau digoreng setelah dibersihkan. Lalu daging-daging yang masih menempel di tulang, akan dipotong, dan tulangnya dibuang, atau dirubah menjadi kuah kaldu.

Tak hanya sebagai konsumsi pribadi saja. Banyak warga yang mulai menjual makanan pagpag ini dengan harga murah.
'Pagpag' Makanan Sisa dari Tempat Sampah Jadi Hidangan Favorit  di FilipinaFoto: Istimewa
"Banyak orang yang memakan pagpag di sini. Cukup menguntungkan," tutur Dodong Esparoga, selaku salah satu penjual pagpag di wilayah pemukiman kumuh di Tondo, Manila.

Kisaran harga untuk pagpag ini berkisar di angka 20P hingga 30P (Rp 5.500 - Rp Rp 8.250). Bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan, mereka tidak memiliki pilihan lain selain menyantap makanan daur ulang dari sampah makanan ini.

"Dengan karunia dari Tuhan, makanan ini sudah cukup. Dengan kehidupan yang kami jalani, pagpag sangat membantu. Ketika Anda membeli beberapa porsi pagpag, Anda sudah bisa memberi makan satu keluarga," ungkap Amy, salah satu warga yang ada di Tondo.
'Pagpag' Makanan Sisa dari Tempat Sampah Jadi Hidangan Favorit  di FilipinaFoto: Istimewa
Meski santer dengan masalah kebersihan, tapi warga Filipina percaya bahwa pagpag tetap aman dikonsumsi, selama dimasak ulang. Akan tetapi, jumlah kematian karena mengonsumsi pagpag terus meningkat. Kebanyakan dari mereka meninggal karena penyakit yang disebabkan dari makanan, seperti virus salmonella.

Walaupun dihadapi oleh risiko kesehatan yang tinggi, tapi popularitas pagpag tetap tinggi. Bahkan pagpag sudah menjadi makanan pokok, bagi penuduk kalangan bawah yang ada di Filipina.

Baca Juga: Mahasiswa Ini Buktikan Bisa Makan Enak dan Kenyang dari Mengais Tempat Sampah (sob/odi)