Sejarah Popcorn hingga Jadi Camilan Bioskop Favorit

Diah Afrilian - detikFood Selasa, 05 Jan 2021 11:00 WIB
Sejarah Popcorn hingga Jadi Camilan Bioskop Favorit Foto: iStock

Berawal Dari Peternakan Menjadi Komoditas

Food photography closeup photo of popcorn in cooked a panFood photography closeup photo of popcorn in cooked a pan Foto: iStock

Di Nebraska, Iowa, dan Indiana, jagung menjadi tanaman mahal yang begitu penting sehingga dijuluki "emas padang rumput". Inovasi pengolahan jagung menjadi popcorn muncul di abad 19.

Pada tahun 1875, Frederick J. Myers mematenkan mesin corn-popping yang bisa menghasilkan popcorn. Tapi ketenaran popcorn baru meluas setelah pada pedagang bisa membawa mesin itu berkeliling sambil berjualan.

Hal tersebut terjadi pertama kali di Chicago pada tahun 1885. Tepatnya ketika Charles Cretors menemukan mesin listrik ringan yang bisa memasak jagung dalam minyak dan memungkinkan penjual popcorn berjualan dengan mudah.

Baca Juga: Mengapa Popcorn di Bioskop Lebih Enak daripada Buatan Sendiri?

Delapan tahun kemudian, Cretors mengembangkan model mesin itu dengan menambahkan alat yang bisa menggabungkan mentega dan garam ke popcorn. Merek popcorn komersial pertama juga dimulai pada waktu yang sama ketika Albert Dickinson Co dari Iowa yang menjual kernel dengan nama Big Buster dan Little Buster, berjualan pada tahun 1880-an.

Pada tahun 1892, James T. Nvoods dari Utah mengajukan permohonan untuk mematenkan mesin yang dapat melapisi jagung dengan gula sehingga membantu masa simpan popcorn lebih lama. Lapisan kernel dipisahkan sehingga popcorn bisa dikemas tanpa menjadi melempem.

Sekitar saat itu, dua bersaudara mulai bereksperimen dengan cara baru untuk membumbui popcorn. Berasal dari Jerman, Frederick dan Lewis Rueckheim menjual setumpuk popcorn kecil yang mereka buat dengan sebuah alat genggam. Pada tahun 1896, mereka mengembangkan kombinasi Cracker Jack yaitu kombinasi popcorn renyah dan kacang asin yang dilapisi molase.

Abad ke-20 terjadi lebih banyakpematenan untuk popcorn, masing-masing bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk atau memperbaiki alat-alat perdagangan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com