5 Restoran Milik Celebrity Chef yang Bangkrut, Apa Sebabnya?

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 29 Des 2020 14:30 WIB
5 Restoran Milik Celebrity Chef yang Bangkrut, Apa Sebabnya? Foto: Eater/Getty Images
Jakarta -

Restoran milik celebrity chef ini tidak bisa bertahan karena beberapa sebab. Siapa saja pemiliknya dan apa menu yang ditawarkan?

Nama besar chef terkenal yang sudah berkarir lama di dunia kuliner tak menjamin kesuksesan restoran yang mereka kelola. Buktinya restoran milik celebrity chef ini bangkrut dalam waktu kurang dari 1,5 tahun.

Penyebabnya beragam, namun faktor utama adalah rasa makanan yang kurang enak. Beberapa kritikus makanan yang pernah mencoba menu buatan restoran chef terkenal ini kecewa. Mereka menyebut tak seharusnya menu seperti itu ada di restoran milik chef terkenal.

Selain itu, ada juga masalah pribadi yang membuat bisnis restoran milik celebrity chef ini tidak bisa bertahan. Mulai dari tuntutan dari para pegawai restoran hingga hubungan personal yang tidak baik dengan rekan bisnis.

Nama chef terkenal ini kemungkinan besar sudah kamu kenal. Misalnya saja Jamie Oliver yang sangat sukses dengan berbagai restorannya di Inggris. Tapi siapa sangka ia gagal mempertahankan bisnis restorannya yang besar.

Dikutip dari Eater (28/12), berikut 5 restoran milik chef terkenal yang bangkrut:

1. Masaharu Morimoto

5 Restoran Milik Celebrity Chef yang Bangkrut, Apa Sebabnya?5 Restoran Milik Celebrity Chef yang Bangkrut, Apa Sebabnya? Foto: Eater/Getty Images

Masaharu Morimoto adalah chef kelahiran Hiroshima, Jepang yang sukses berkarir di Amerika Serikat. Ia dikenal luas usai menjadi juri Iron Chef America dari tahun 2005-2018.

Morimoto pernah mencoba peruntungan di bisnis restoran. Tahun 2014 ia mendirikan restoran pertamanya yang mengusung menu 'comfort food' Amerika bernama Tribeca Canvas di New York City.

Interior restorannya juga keren dengan konsep hutan. Tapi sayang restoran ini mendapat ulasan buruk terkait menunya. Kritikus makanan menyebut mac and cheese di restoran Morimoto tidak menggugah selera karena macaroni-nya terlalu lembek dan empat jenis kejunya tidak teridentifikasi. Juga beberapa menu lain yang mendapat kritik.

Morimoto akhirnya menutup restorannya setelah 9 bulan beroperasi. Ia kemudian coba mendirikan bistro gaya Asia bernama Bisuturo, tapi gagal lagi karena hanya bertahan 3 bulan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com