Pemburu Ini Olah Daging dan Telur Ular Sanca Untuk Santapan Natal

Devi Setya - detikFood Sabtu, 26 Des 2020 13:00 WIB
Pemburu Ini Olahan Daging dan Telur Ular Sanca Untuk Santapan Natal Foto: fox news
Jakarta -

Tak ada ayam atau daging panggang saat natal di rumah pemburu ini. Menu utamanya adalah olahan daging dan telur ular sanca. Hii ngeri!

Seorang pemburu ular sanca di Florida menemukan cara unik untuk menyajikan makanan lezat saat natal. Bukan olahan daging panggang dengan saus BBQ, melainkan olahan daging ular sanca. Ia juga turut mengolah bagian telur ular jadi makanan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Dilansir dari Fox News (25/12) pemburu ular bernama Donna Kalil mengunggah foto kue yang diakui terbuat dari telur ular.

"Pergi berburu besok dengan beberapa kue kering coklat almond telur sanca," tulis Donna Kalil pada unggahan fotonya.

Pemburu Ini Olahan Daging dan Telur Ular Sanca Untuk Santapan NatalPemburu Ini Olahan Daging dan Telur Ular Sanca Untuk Santapan Natal Foto: fox news

Kalil mengatakan dirinya bergabung dalam kelompok pemberantasan ular sanca di Florida, dirinya kerap mengolah daging reptil ini menjadi hidangan lezat. "Itu sumber protein yang bagus," kata Kalil.

Bukan hanya bagian dagingnya saja tetapi ada olahan yang juga terbuat dari telur ular sanca. Biasanya telur ular ini akan diolah menjadi frittata ataupun dijadikan campuran untuk membuat kue. Sementara daging ular ini sering jadi campuran saus pasta atau dibuat seperti dendeng.

Jangan khawatir soal rasa, daging ular ini diklaim memiliki rasa seperti daging ayam. "Sangat enak jika Anda memasaknya dengan benar," katanya. Ia juga mengatakan daging ular ini sebaiknya tidak dimasak terlalu lama.

Ular sanca Burma dianggap sebagai predator nomor satu di Everglades, namun secara umum daging ular ini sebenarnya mengandung merkuri yang cukup tinggi. Semakin besar ukuran ular maka akan semakin tinggi juga kandungan logam di dalamnya.

Untuk alasan ini, Khalil mengaku tidak berani menyantapnya setiap hari. Ia juga lebih suka mengolah daging ular sanca yang ukurannya tidak terlalu besar. Untuk melindungi kesehatannya, Khalil bahkan memiliki alat untuk mengukur kadar merkuri dalam daging.

Pemburu Ini Olahan Daging dan Telur Ular Sanca Untuk Santapan NatalPemburu Ini Olahan Daging dan Telur Ular Sanca Untuk Santapan Natal Foto: fox news

Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida saat ini sedang mengukur jumlah merkuri dalam populasi sanca Burma untuk menentukan apakah daging ular ini aman untuk dikonsumsi publik. "Jika kami sudah menentukan bahwa ular ini aman untuk dimakan, itu akan sangat membantu untuk mengontrol populasi ular," kata Mike Kirkland, direktur dari Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida.

Saat ini, penduduk Florida hanya didorong untuk membunuh ular sanca yang banyak hidup di Florida Selatan. "Memakan ular ini akan menjadi cara yang bagus untuk membuat banyak orang terlibat dalam membantu kami menghilangkan ular sanca dari lingkungan," kata Kalil.



Simak Video "Menengok Alifmart Store, Bisnis Pertanian Santri Milenial Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com