Unik! Kafe Ini Dibuat Khusus Pengunjung Galau yang Mau Lepaskan Emosinya

Diah Afrilian - detikFood Selasa, 15 Des 2020 13:00 WIB
Unik! Kafe Ini Dibuat Khusus Pengunjung Galau yang Mau Lepaskan Emosinya Foto: Sora News 24
Jakarta -

Kafe biasanya diisi orang-orang ceria, tapi berbeda dengan kafe ini. Pengunjungnya khusus untuk orang yang sedang galau atau alami perasaan negatif lainnya.

Kafe merupakan kedai kecil yang menyediakan berbagai makanan dan minuman. Kafe sering dipilih seseorang sebagai tempat untuk bertemu dengan teman-teman dalam balutan suasana santai.

Di kafe biasanya disediakan musik yang tak henti diputar, suasana yang seru, atau bahkan hiburan-hiburan lain yang dilakukan untuk menarik pelanggannya.

Tapi berbeda dengan sebuah kafe di Jepang. Kafe ini justru menyediakan tempat untuk mereka yang sedang murung atau galau.

Hal ini terlihat dari papan tanda pintu masuk kafe yang ditulisi keterangan "Negative people only" atau berarti hanya orang-orang yang sedang memiliki perasaan tidak baik saja yang bisa masuk.

Unik! Kafe Ini Dibuat Khusus Pengunjung Galau yang Mau Lepaskan EmosinyaUnik! Kafe Ini Dibuat Khusus Pengunjung Galau yang Mau Lepaskan Emosinya Foto: Sora News 24

Dilansir dari Sora News (13/12), kafe unik ini berlokasi di kota Tokyo dengan nama Negative Cafe and Bar Mori Ouchi. Tepatnya di daerah Shimokitazawa yang menjadi daerah favorit para pelajar dan orang-orang lokal untuk bersantai.

Mori Ouchi memiliki target pengunjung yang sangat berbeda dengan kafe-kafe lain. Pihaknya sengaja menciptakan ruang untuk orang yang tengah pesimis, sedih, murung, galau dan perasaan negatif lainnya. Menurut pemilik kafe, tema seperti ini memiliki peluang bisnis tersendiri.

Pelanggan biasanya datang ke sini ketika mereka merasa sedih, kesal atau kelelahan setelah bekerja seharian. Namun tidak semua pelanggan bisa masuk ke Mori Ouchi karena syarat-syarat tertentu.

Mori Ouchi hanya mempersilakan masuk pelanggan perempuan yang datang sendirian. Lalu ada pembatasan untuk pelanggan laki-laki. Mereka hanya dibolehkan masuk ketika ada perempuan dalam kelompoknya.

Pelanggan yang murung ini bisa dengan mudah mencapai Mori Ouchi. Hanya tinggal berjalan ke Shimokitazawa dan naik ke lantai 2 melalui tangga masuk Mori Ouchi.

Unik! Kafe Ini Dibuat Khusus Pengunjung Galau yang Mau Lepaskan EmosinyaUnik! Kafe Ini Dibuat Khusus Pengunjung Galau yang Mau Lepaskan Emosinya Foto: Sora News 24

Kafe ini tidak akan sulit ditemukan karena tampilannya dari depan pun sudah sangat unik dan berbeda. Sebuah papan penunjuk jalan masuk menuju kafe bisa dilihat dengan jelas persis di trotoar Shimokitazawa.

Baca Juga: Unik! 10 Kafe dan Restoran Bertema Ninja hingga Horor

Mori Ouchi sendiri memiliki arti rumah hutan. Sesuai nama tersebut, interior Mori Ouchi diisi dengan tema desain dan furniture berbahan dasar kayu yang masih terlihat sangat alami.

Desainnya rustic dan penuh dengan tanaman-tanaman asli yang masih hidup hingga membuat suasana hutan makin terasa. Bahkan tempelan-tempelan dinding di dalam Mori Ouchi juga didominasi dengan warna-warna coklat muda yang menyesuaikan dengan konsep kayu alami sehingga terlihat sangat natural.

Konsepnya benar-benar tidak tanggung-tanggung untuk menyediakan tempat bersedih. Di kafe ini para pengunjung bisa menggunakan sebuah ruangan kecil yang terlihat dibuat seperti kabin untuk 1 orang.

Unik! Kafe Ini Dibuat Khusus Pengunjung Galau yang Mau Lepaskan EmosinyaUnik! Kafe Ini Dibuat Khusus Pengunjung Galau yang Mau Lepaskan Emosinya Foto: Sora News 24

Kabin kecil ini dibuat untuk mereka yang membutuhkan ruangan untuk menyendiri dan mengeluarkan semua kesedihannya. Alih-alih merasa kesepian, para pelanggan justru senang dan terbantu untuk mengeluarkan emosinya di kafe seperti ini.

Para pengunjung merasa Mori Ouchi lebih seperti tempat berlindung yang sangat nyaman dari keramaian. Saat bersedih para pengunjung akan merasa lebih bebas dan leluasa untuk mengeluarkan kesedihan dan emosionalnya di tempat ini.

Kafe ini bahkan mempersilahkan pengunjungnya untuk membawa makanan dan minuman dari luar. Tetapi ada jumlah minimal untuk bisa bersedih di Mori Ouchi.

Setiap pengunjung setidaknya memesan 1 minuman. Tetapi setiap pesanan yang berjumlah 300 Yen atau setara dengan Rp 40 ribu para pengunjung akan mendapatkan 100 Yen atau Rp 13 ribu yang dikalkulasikan sebagai 20 Yen atau sekitar Rp. 2 ribu untuk 3 menit berada di kafe.

Bukan hanya konsep dan desainnya, menu minuman di kafe ini juga memiliki nama yang cukup panjang dan unik. Berikut beberapa di antaranya:

● On My Birthday, My Mom Sent Me a Melon from the Countryside, and I Didn't Have the Heart to Tell Her that I Don't Really Like Melon Very Much Anymore (Di Hari Ulang Tahunku, Ibuku Mengirimkan Melon Dari Desa dan Aku Tidak Sampai Hati Untuk Mengatakan Aku Tidak Terlalu Suka Melon)

● The Only Good Thing About My Dad Was That He Was an Earnest Person, But 22 Years Ago He Suddenly Disappeared, Leaving Behind a Letter That Said "Pegasuses are Real." (Satu-satunya Hal Baik Tentang Ayahku Adalah Ia Seorang yang Paling Sungguh-Sungguh, Tetapi 22 Tahun yang Lalu Beliau Tiba-Tiba Menghilang Dengan Sebuah Surat yang Ditinggalkan yang Mengatakan "Pegasus Benar-Benar Nyata")

● Yesterday, I Buried the Cursed Kokeshi Doll Deep in the Mountain Forest, But When I Woke Up This Morning It Was Back on My Shelf (Kemarin, Aku Mengubur Boneka Kokeshi Terkutuk Jauh Di Tengah Hutan, Tetapi Saat Aku Bangun Pagi Ini Bonekanya Kembali Ke Rak Kamarku)

Unik! Kafe Ini Dibuat Khusus Pengunjung Galau yang Mau Lepaskan EmosinyaUnik! Kafe Ini Dibuat Khusus Pengunjung Galau yang Mau Lepaskan Emosinya Foto: Sora News 24

"Orang-orang selalu mengatakan bahwa menjadi baik-baik saja adalah hal yang bagus dan menjadi sedih adalah hal yang buruk, tetapi saya tidak berpikir memiliki pemikiran yang buruk adalah hal yang buruk. Saya berpikir banyak tentang orang-orang yang merasa tidak baik bisa diterima dengan semua perilakunya, ini bentuk dari kebaikan, dan saya pikir akan sangat baik jika ada tempat untuk mereka relaksasi," kata pemilik Mori Ouchi.

Kafe ini dibuka sejak 2019 tetapi idenya sudah dipikirkan oleh pemiliknya selama 10 tahun sebelumnya. Bahkan pemiliknya membangun sendiri kafe yang bertema kesedihan ini dengan tangannya sendiri.

Baca Juga: 5 Kafe di Jepang Ini Bertema Unik, dari Anime Hingga Horror

(adr/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com