Ramen Instan Ini Mengandung 40 Miliar Bakteri Asam Laktat, Gimana Rasanya?

Yenny Mustika Sari - detikFood Sabtu, 28 Nov 2020 08:00 WIB
Ramen 40 Miliar Bakteri Asam Laktat Foto: soranews
Jakarta -

Jepang kembali membuat terobosan baru pada makanan. Kali ini ada produk ramen instan yang mengandung 40 miliar bakteri asam laktat. Wah, gimana ya rasanya?

Sebagai negara pelopor mie instan cup di dunia tentu saja Jepang selalu memberikan inovasi. Ada saja rasa baru yang aneh dan nyeleneh untuk dijadikan racikan ramen instan.

Seperti ramen instan yang baru dirilis pada 23 November 2020 ini. Konon ramen ini ditambahkan 40 miliar bakteri asam laktat. Dari namanya saja sudah terkesan nyeleneh, lalu bagaimana rasanya?

Adapun ramen instan ini adalah produk keluaran Meisei. Sebenarnya rasa dasarnya terbuat dari kimchi khas Korea yang asam pedas, seperti dilansir dari Soranews (27/11).

Disebutkan dengan rasa '40 Miliar Bakteri Asam Laktat' karena kimchi terkenal dengan manfaat sehatnya. Bahan dasar untuk membuat kimchi yaitu sawi putih difermentasi dengan sejumlah bumbu hingga rasanya asam pedas.

Ramen 40 Miliar Bakteri Asam LaktatRamen 40 Miliar Bakteri Asam Laktat Foto: soranews

Baca Juga: Sai Ramen: Di Sini Tempat Makan Ramen Berkuah Kental Asli Kyoto

Karena melalui proses fermentasi, pastinya kimchi mengandung bakteri baik atau lactobacillus. Salah satu bakteri yang masuk ke dalam golongan bakteri asam laktat.

Adanya ramen rasa 40 miliar bakteri asam laktat ini diharapkan dapat menarik pasar Jepang. Karena bakteri asam laktat sendiri sangat banyak terdapat pada produk Jepang di masa lalu.

Bakteri asam laktat ini ternyata terkenal baik untuk kesehatan tubuh. Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang melalui web resmi menjelaskan manfaat bakteri asam laktat tersebut.

Ramen 40 Miliar Bakteri Asam LaktatRamen 40 Miliar Bakteri Asam Laktat Foto: soranews

"Bakteri asam laktat berperan dalam menekan pertumbuhan bakteri berbahaya seperti E. coli di usus dan menyeimbangkan kadar bakteri usus. Dikatakan tidak hanya meningkatkan pergerakan usus, tetapi juga menurunkan kolesterol dan meningkatkan kekebalan terhadap kanker. Peran bakteri asam laktat dalam menghilangkan infeksi H. pylori di perut juga sedang dipelajari," tulis pihak Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang.

Hanya saja banyak warga Jepang tak percaya dengan kandungan 40 miliar bakteri asam laktat pada ramen instan tersebut. Namun pihak Meisei tak tinggal diam dan menuliskan keterangan pada kemasan ramen instan tersebut.

Keterangannya menjelaskan bahwa satu mangkuk ramen kimchi ini memiliki jumlah bakteri asam laktat yang sama dengan 40 cangkir yogurt. Jadi, bagi yang ingin membelinya tak perlu ragu lagi untuk soal kandungannya.

Ramen 40 Miliar Bakteri Asam LaktatRamen 40 Miliar Bakteri Asam Laktat Foto: soranews

Harga ramen 40 miliar bakteri asam laktat ini dibanderol 230 yen (Rp 31.265). Isinya tak jauh berbeda dengan ramen biasa, terdapat mie kering, topping, dan saus.

Penyajian ramen ini juga tak terlihat ada bedanya dengan ramen kimchi lain. Dilihat dengan mata telanjang, bakteri asam laktat sebanyak 40 miliar sama sekali tak terlihat.

Kabarnya rasa ramen ini juga tidak ada yang istimewa. Banyak yang mengira kalau 40 miliar bakteri asam laktat akan membuat rasanya lebih kuat atau creamy. Tapi, nyatanya tak jauh berbeda dengan rasa kimchi biasa.

Baca Juga: Restoran Ini Tawarkan Sensasi Makan Ramen dan Dessert Bersamaan



Simak Video "Resto Ramen Pertama di Jepang Buka Lagi Setelah 44 Tahun Tutup"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com