Sekte Bubur Goreng, Netizen: Penistaan Apa Lagi?

Yenny Mustika Sari - detikFood Minggu, 22 Nov 2020 07:00 WIB
Bubur Goreng Foto: Facebook Marjinal Food Vlogger
Jakarta -

Perdebatan soal cara makan bubur ayam sering menyita perhatian banyak netizen. Kini muncul lagi sekte baru yaitu bubur goreng. Bubur apa pula ini?

Bubur ayam merupakan sajian yang biasa disantap saat sarapan. Ada juga yang menyantap bubur ayam saat malam hari karena bisa menghangatkan tubuh.

Pedebatan cara makan bubur tak ada hentinya. Sekte bubur tak ada hentinya bermunculan dan makin nyeleneh. Namun, yang paling populer adalah bubur diaduk dan tidak diaduk.

Bubur Ayam C7 CirebonBubur Ayam C7 Cirebon Foto: detikfood

Beberapa waktu lalu, sekte bubur baru kembali muncul. Yaitu bubur dengan kerupuk yang teksturnya lembek. Kerupuk ini ditaruh lebih dahulu di mangkuk, setelah itu barulah bubur dituangkan.

Kembali jadi perdebatan hangat netizen, ada bubur goreng. Bubur goreng ini sebenarnya bukan pemain baru, sudah ada sejak tahun 2018. Namun, ternyata banyak netizen yang belum mengetahuinya.

Baca Juga: Sekte Baru Makan Bubur, Taruh Kerupuk Dulu Baru Masukkan Bubur

Bubur GorengBubur Goreng Foto: Facebook Marjinal Food Vlogger

Bubur goreng ini cara memasaknya mirip seperti nasi goreng ataupun mie goreng. Namun tetap saja banyak netizen menganggap sekte bubur ini aneh. Karena idealnya bubur ayam yang sudah hangat tetap terasa nikmat walaupun cuman direbus.

Seorang netizen Twitter dengan akun @Sesa_Opas (18/11), membagikan video bubur goreng milik Marjinal Food Vlogger. Ia ikut meramaikan cuitan milik artis Uus di Twitter. Sesa menuliskan keterangan, "Saya numpang membuat ramai."

Bubur GorengBubur Goreng Foto: Facebook Marjinal Food Vlogger

Pada video tersebut terlihat Marjinal Food Vlogger sedang menikmati bubur goreng dari salah satu warung makan. Ia juga memperlihatkan proses pembuatan bubur goreng tersebut.

Pertama-tama penjual menumis bawang bombai terlebih dahulu, kemudian dicampurkan telur. Telur itu lalu ditambahkan suwiran ayam dan irisan daun bawang.

Setelah itu bubur nasi yang hangat dituangkan ke dalamnya. Penjual juga menambahkan kecap manis dan sambal. Bubur goreng ini tak menggunakan banyak bumbu seperti nasi goreng.

Bubur GorengBubur Goreng Foto: Facebook Marjinal Food Vlogger

Setelah bubur goreng matang, lalu disajikan. Penyajiannya mirip bubur ayam biasa. Penjual menambahkan taburan bawang merah goreng, kacang kedelai goreng, kerupuk, dan potongan timun serta tomat.

Ternyata bubur goreng ini buatan warung makan Bubur Goreng Bang Juna. Kalau penasaran dengan rasanya, kamu bisa mengunjungi warungnya di Jalan Jeruk Raya No. 40, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Warung makan bubur goreng ini buka setiap hari, mulai pukul 06.00-12.00 WIB. Cocok sekali disantap sebagai menu sarapan.

Artis cantik Chacha Frederica juga mencoba peruntungan menjual bubur goreng. Tempat makannya itu ia beri nama 'Chacha Burgo'.

Bubur GorengBubur Goreng Foto: Instagram @chachaburgo

Chacha Burgo ini sudah menyebar di beberapa lokasi di Jakarta, Surabaya, Palembang, Depok, dan Bekasi. Varian bubur goreng yang Chacha Frederica tawarkan cukup beragam.

Ada yang original, pelangi, hingga salted egg. Di sini juga bisa menambahkan banyak topping, seperti cakwe, cireng, bakwan, hingga pentol goreng. Harga satu porsinya dibanderol sekitar Rp 15.000-Rp 25.000-an saja.

Baca Juga: Yuk! Sarapan Bubur Ayam Enak Murah di 5 Tukang Bubur Ini



Simak Video "Bubur Ayam Green Tea, Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/odi)