5 Fakta Ayam Cemani yang Sering Dikaitkan dengan Hal Mistis

Riska Fitria - detikFood Senin, 16 Nov 2020 18:00 WIB
5 Fakta Ayam Cemani yang Sering Dikaitkan dengan Hal Mistis Foto: iStock
Jakarta -

Orang mengenal ayam cemani sebagai sesajen di ritual-ritual upacara adat. Di samping itu ayam cemani memiliki nilai jual yang fantastis. Ini faktanya.

Ayam cemani adalah ayam yang memiliki warna hitam legam di sekujur tubuhnya. Dari bulu, jengger hingga kaki dan dagingnya. Karena warnanya itulah, membuat ayam cemani selalu dikait-kaitkan dengan hal mistis.

Di Indonesia, ayam cemani populer sebagai pelengkap sesajen untuk ritual-ritual. Masyarakat lokal percaya, ayam cemani dapat menghindari dari makhluk halus.

Meski sering dikait-kaitkan dengan hal mistis, tetapi sebenarnya ayam cemani merupakan jenis ayam langka yang berharga fantastis. Satu ekornya bisa mencapai Rp 70 juta.

Berikut 5 fakta tentang ayam cemani.

1. Asal-usul Ayam Cemani

5 Fakta Ayam Cemani yang Sering Dikaitkan dengan Hal Mistis5 Fakta Ayam Cemani yang Sering Dikaitkan dengan Hal Mistis Foto: iStock

Ayam cemani dikenal dengan warna seluruh tubuhnya yang berwarna hitam. Mulai dari bulu, kulit hingga dagingnya. Jenis ayam ini berasal dari desa Kedu, Temanggung, Jawa Tengah.

Kata 'cemani' sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya hitam legam. Menurut ahli sejarah, ayam cemani ini sudah ada sejak masa kerajaan Majapahit.

Dulu pada abad ke-15, ayam cemani pertama kali dimiliki oleh seseorang bernama Ki Ageng Makukuhan. Saat itu ia mendapat perintah untuk mengobati anak pejabat Lintang Katon.

Ia pun mengobatinya dengan ayam cemani. Tak disangka, penyakit anak pejabat tersebut sembuh. Dan sejak itulah ayam cemani dipercayai sebagai lambang kesembuhan.

Baca Juga : Silkie Chicken, Ayam Berwarna Hitam Legam yang Unik dari China

2. Alasan Ayam Cemani Berwarna Hitam

5 Fakta Ayam Cemani yang Sering Dikaitkan dengan Hal Mistis5 Fakta Ayam Cemani yang Sering Dikaitkan dengan Hal Mistis Foto: iStock

Seluruh tubuh ayam cemani mulai dari bulu, kulit, daging, paruh, ceker hingga lidahnya berwarna hitam Warna hitam itu dihasilkan karena bermutasinya gen endothelien-3(EDN-3).

Gen tersebutlah yang membuat sel epidermis di seluruh bagian tubuh sehingga menghasilkan pigmen hitam yang dominan. Menurut penelitian, ayam cemani bisa memproduksi EDN-3 sebanyak 10 kali.

Sederhananya, proses tersebut adalah hasil dari mutasi genetik yang menyebabkan kondisi fibromelanosis atau hiperpigmentasi kulit. Meski seluruh badan ayam cemani hitam, tetapi ada satu bagian yang tidak.

Bagian tersebut adalah telur. Warna telur ayam cemani sama seperti telur ayam pada umumnya, yaitu berwarna krem atau putih tulang.

Hal itu disebabkan karena proses mutasi fibromelanosis yang terjadi pada sel ayam cemani tidak menular pada cangkang.

Mengingat cangkang telur terdiri dari kristal kalsium karbonat yang pada dasarnya sama di hampir semua jenis ayam. Warna hitam akan muncul setelah embrio ayam cemani muncul.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Viral Nasi Babat yang Bikin Geger di Sidoarjo"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com