ADVERTISEMENT

Selain Makanan Prancis, Nasi Padang dan Cokelat juga Pernah Diboikot

Riska Fitria - detikFood
Senin, 02 Nov 2020 17:30 WIB
Nasi Padang
Foto: Getty Images/iStockphoto/GWMB

3. Starbucks

Logo StarbucksSelain Makanan Prancis, Nasi Padang dan Cokelat juga Pernah Diboikot Foto: Ari Saputra

Pemboikotan Starbucks pernah ramai diperbincangkan oleh Indonesia hingga Malaysia. Pemboikotan itu terjadi karena Starbucks dianggap memberi dukungan terhadap LGBT.

Sementara hal tersebut tidak sesuai dengan 'ideologi negara'. Seruan boikot Starbucks itu muncul pertama kali di Twitter dengan taga #boikotstarbucks.

Bahkan beberapa pihak tertentu mendorong Pemerintah untuk menarik izin operasi Starbucks, lapor BBC Indonesia.

Peristiwa ini terjadi pada tahun 2017 lalu. Seruan boikot Starbucks itu menuai pro dan kontra.

Sementara PT Sari Coffee Indonesia yang memegang lisensi Starbucks menyebut bahwa mereka selalu mematuhi peraturan yang berlaku dan menghargai nilai-nilai budaya Di Indonesia.

4. MCD di India

Logo McDonaldSelain Makanan Prancis, Nasi Padang dan Cokelat juga Pernah Diboikot Foto: Ari Saputra

Kasus pemboikotan produk makanan juga pernah terjadi di India. Pada 2019 lalu, ramai seruan untuk memboikot McDonald's gerai fast food asal Amerika.

Seruan tersebut berawal dari MCD di India mengumumkan di Twitter bahwa mereka akan menyajikan makanan halal di seluruh restorannya. Hal itu membuat masyarakat India menjadi murka.

Pasalnya sebagian besar masyarakat India menganut agama Hindu, yang mana mereka tidak bisa mengonsumsi daging sapi. Selama ini MCD di India hanya menyajikan menu berbahan vegan, ayam dan ikan saja.

Menu halal yang ingin disajikan MCD tersebut dianggap telah mengkhianati kepercayaan Hindu. Tagar #BoycottMcDonalds pun menjadi trending di India.



Simak Video "Makan Nasi Padang Murah Meriah di Dekat Bandara Soetta"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT