Kisah Ayah Tunggal Berjuang Jual Cakwe Demi Dua Anaknya

Yenny Mustika Sari - detikFood Sabtu, 24 Okt 2020 15:30 WIB
Kisah Ayah Tunggal  Berjuang Jualan Cakwe untuk Hidupi Dua Anaknya Foto: Facebook Lucas Onexox Dealer
Jakarta -

Kisah ayah tunggal atau 'single parent' ini membuat banyak orang empati. Ia semangat jualan cakwe di Malaysia untuk penuhi kebutuhan anaknya. Yuk, intip kisahnya!

Kisah inspiratif banyak datang dari penjual makanan. Ada yang datang dari lansia menjual makanan dengan tubuh rentanya atau bocah yang berjuang membantu keluarga.

Namun, kali ini datang dari seorang ayah yang statusnya 'single parent' dari Malaysia. Kisah perjuangan seorang ayah yang berjualan cakwe untuk penuhi kebuthan kedua anaknya ini dibagikan oleh netizen di Facebook bernama Lucas Onexox Dealer (22/10).

Kisah Ayah Tunggal  Berjuang Jualan Cakwe untuk Hidupi Dua AnaknyaKisah Ayah Tunggal Berjuang Jualan Cakwe untuk Hidupi Dua Anaknya Foto: Facebook Lucas Onexox Dealer

Baca Juga: Tak Kenal Gengsi, Guru Honorer Ini Banting Setir Jualan Dim Sum

Informasi mengenai istrinya tak diketahui. Tapi, kini ia berstatus 'single parent' dan membesarkan kedua anak perempuan berusia 6 dan 10 tahun seorang diri.

Dilansir dari World of Buzz (23/10), ayah 'single parent' ini baru saja pindah dari Johor Baru ke Selangor, Malaysia. Saat ceritanya diunggah ke Facebook, mereka belum memiliki tempat tinggal.

Kisah Ayah Tunggal  Berjuang Jualan Cakwe untuk Hidupi Dua AnaknyaKisah Ayah Tunggal Berjuang Jualan Cakwe untuk Hidupi Dua Anaknya Foto: Facebook Lucas Onexox Dealer

Sambil berjualan cakwe di depan restoran Peng Chu, Taman Serdang Perdana, Seri Kembangan, pria ini menuliskan kalimat minta pertolongan untuk dicarikan tempat tinggal.

"Saya baru saja pindah dari Johor Baru. Saya tidak punya rumah untuk tidur dan ingin menyewa rumah. Bisakah kalian membantu saya? Terima kasih untuk bantuannya," tulisnya di atas secarik kertas yang ia tempelkan pada sebuah kaleng.

Ia bisa membuat cakwe atau yang disebut yu tiao di Malaysia ini karena ada seorang netizen yang mengajarkan. Lalu ia pindah ke Selangor dan mulai berjualan.

Kisah Ayah Tunggal  Berjuang Jualan Cakwe untuk Hidupi Dua AnaknyaKisah Ayah Tunggal Berjuang Jualan Cakwe untuk Hidupi Dua Anaknya Foto: Facebook Lucas Onexox Dealer

Kedai cakwenya ini ia buka setiap pagi. Selain cakwe, ada juga pancake kacang merah, dan donat wijen. Harganya dibanderol RM 1 (Rp 3.500).

Pria 'single parent' ini juga tak ingin dikasihani. Ia hanya ingin usahanya ini didukung, karena pria ini yakin dengan semua usahanya ia bisa menghasilkan uang dan menyewa rumah.

"Bukan hal yang mudah mengurus dua orang anak perempuan. Apalagi dengan situasi Covid-19 seperti sekarang, tidak ada pemasukan sama sekali. Dompet saya kosong, saya tidak apa-apa tidak makan. Tapi anak saya butuh makan," ujarnya.

Kisah serupa juga pernah dialami oleh seorang ayah tunggal di Bekasi, Jawa Barat. Pria bernama Bowo ini berjualan ayam penyet di depan rumahnya karena tak punya penghasilan setelah di PHK dari tempatnya bekerja.

Kisah Inspiratif Korban PHK yang Berjualan MakananKisah Inspiratif Korban PHK yang Berjualan Makanan Foto: YouTube

Bowo juga sudah menjadi 'single parent' dan ia hanya ditemani seorang putri kecil. Ia berjualan ayam penyet untuk memenuhi kebutuhan harian dan ingin membahagiakan anaknya.

Baca Juga: Inspiratif! 5 Korban PHK Ini Sekarang Semangat Bisnis Kuliner



Simak Video "Warna-warni Cakwe Kekinian yang Menggoda Selera"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)