Mulia! Kakek 78 Tahun Jualan Telur Asin demi Hidupi 7 Anak Yatim

Riska Fitria - detikFood Rabu, 14 Okt 2020 19:00 WIB
Mulia! Kakek 78 Tahun Jualan Telur Asin demi Hidupi 7 Anak Yatim Foto: Twitter/iStock
Jakarta -

Meski sudah renta, kakek berusia 78 tahun ini tetap semangat berjualan telur asin dan bakpia. Itu dilakukan untuk menghidupi tujuh anak yatim.

Lewat sebuah utas di Twitter, seorang netizen @hayitstika menceritakan kisah mengharukan dari kakek penjual telur asin dan bakpia keliling.

Kakek tersebut dikenal bernama Kong Aseng yang tinggal di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kong Aseng hidup sebatang kara. Kesehariannya bekerja sebagai penjual telur asin dan bakpia.

Mulia! Kakek 78 Tahun Jualan Telur Asin demi Hidupi 7 Anak YatimMulia! Kakek 78 Tahun Jualan Telur Asin demi Hidupi 7 Anak Yatim Foto: Twitter @hayitstika

Baca Juga : Mulia! Tiap Bulan YouTuber Ini Masak dan Bagikan Makanan ke 1.000 Anak Yatim

Kakek berusia 78 tahun tersebut berjualan keliling dengan mengayuh sepeda ontel. Di usianya yang renta, seharusnya Kong Aseng tengah menikmati hari tuanya di rumah.

Namun, ia memilih untuk mencari nafkah dengan berjualan telur asin dan bakpia. Bukan untuk dirinya saja, melainkan untuk anak-anak asuhnya.

Ya, meski hidup dengan keterbatasan tetapi Kong Aseng berhati mulia dengan menghidupi tujuh anak yatim piatu di rumahnya.

"Kong Aseng juga cerita kalau dia jualan juga buat nafkahi 7 anak yatim. Emang masih banyak orang baik di dunia woy! Kong Aseng tinggal di daerah sekitar Kuripan," tulisnya (11/10).

Mulia! Kakek 78 Tahun Jualan Telur Asin demi Hidupi 7 Anak YatimMulia! Kakek 78 Tahun Jualan Telur Asin demi Hidupi 7 Anak Yatim Foto: iStock

Lebih lanjut, pengguna Twitter itu juga menceritakan bahwa dalam sehari Kong Aseng berjualan selama 16 jam, yaitu mulai dari pukul 8 pagi hingga 12 malam.

Biasanya ia berkeliling di kawasan duta mall hingga BRI Ayani saat sore hari. Kemudian ketika malam Kong Aseng pindah ke kawasan Giant SPM Banjar KM 5.5.

Untuk harga telur asinnya sendiri dibanderol dengan harga Rp 5.000. Sementara untuk harga bakpianya dibanderol dengan harga Rp 20.000 per mikanya.

Utas ini kemudian banyak ditanggapi oleh netizen. Ternyata ada juga netizen yang sering membeli telur asin di Kong Aseng.

"Tiap berangkat kuliah pagi, sering ketemu kakek ini. Aku suka kasih makanan. Dan sering beli telur asinnya, telurnya enak kok. Kalo ketemu please larisin ya," cuit netizen.

Mulia! Kakek 78 Tahun Jualan Telur Asin demi Hidupi 7 Anak YatimMulia! Kakek 78 Tahun Jualan Telur Asin demi Hidupi 7 Anak Yatim Foto: iStock

"Ini telur asinnya enak beneran. Aku kalau pulang kuliah sering beli," cuit netizen lainnya.

Selain itu, banyak juga yang mengaku salut dengan Kong Aseng, karena telah tulus menghidupi anak-anak yatim. Mengingat tindakan itu adalah hal yang mulia.

Tak hanya Kong Aseng saja, kisah mengharukan serupa juga datang dari penjual agar-agar di Purwakarta, Jawa Barat. Kisahnya diceritakan lewat channel YouTube anggota DPR RI Dedi Mulyadi.

Penjual agar-agar bernama Anang itu berjualan keliling sambil memikul keranjang. Jalannya tertatih, karena keseringan jalan kaki puluhan meter.

Itu dilakukan untuk menghidupi dua keponakan yang telah ditinggal meninggal oleh orangtuanya. Bukan hal yang mudah bagi Anang, apalagi kondisi dua keponakannya yang merupakan penyandang disabilitas.

Baca Juga : Meski Tertatih, Penjual Agar-agar Ini Tetap Cari Nafkah Demi Urus Anak Yatim



Simak Video "Maknyus! Warung Tenda Ini Sajikan Kuliner Khas Jepang Otentik"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)