Minuman Soda Edisi BTS Dijual Rp 125 Ribu per Kaleng, Army Mau Beli?

Yenny Mustika Sari - detikFood Selasa, 29 Sep 2020 17:00 WIB
Coca Cola Edisi BTS Harga Rp 125 Ribu di Grand Lucky SCBD Foto: TikTok @janewlbrt
Jakarta -

Minuman soda edisi BTS ini dijual salah satu supermarket Jakarta. Harganya terbilang mahal karena per kalengnya dibanderol Rp 125.000. Apa Army mau beli?

BTS merupakan grup idola K-Pop yang sangat populer. Popularitasnya tak hanya diakui di Korea Selatan tapi juga dunia. BTS menarik perhatian tak hanya karena wajah tampan para membernya, tapi juga musiknya.

Penggemar BTS sudah dipastikan sangat banyak. Adalah Army sebutan untuk para penggemar BTS. Di Indonesia sendiri ada banyak Army yang setia mendukung idolanya.

BTSBTS Foto: BTS (dok. Big Hit Entertainment)

Tak heran, ada beberapa merek makanan dan minuman dengan edisi BTS yang ditawarkan ke Indonesia. Salah satunya adalah minuman soda merek Coca Cola dengan edisi BTS.

Baca Juga: Sebelum Terkenal di Dunia, Ini Makanan yang Sering Disantap Member BTS

Lewat video netizen TikTok @janewlbrt, Coca Cola dengan edisi BTS itu diketahui dijual supermarket Grand Lucky SCBD. Lokasinya ada di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Coca Cola Edisi BTS Harga Rp 125 Ribu di Grand Lucky SCBDCoca Cola Edisi BTS Harga Rp 125 Ribu di Grand Lucky SCBD Foto: TikTok @janewlbrt

Coca Cola edisi BTS dikemas dengan kaleng pada umumnya. Hanya saja terdapat wajah member BTS yang dijadikan karikatur pada bagian depannya.

Tiap kalengnya memiliki wajah member BTS yang berbeda. Jadi, para Army bisa pilih member favorit mereka ketika membelinya.

Coca Cola Edisi BTS Harga Rp 125 Ribu di Grand Lucky SCBDCoca Cola Edisi BTS Harga Rp 125 Ribu di Grand Lucky SCBD Foto: TikTok @janewlbrt

Tapi sayangnya Coca Cola edisi BTS ini harganya terbilang mahal. Dibanderol Rp 125.000 per kalengnya, padahal umumnya Coca Cola kaleng dibanderol Rp 10.000-an saja. Jadi, apakah Army tertarik untuk membelinya?

Baca Juga: 5 Makanan Favorit Member BTS, Ada Susu Pisang Hingga Kepiting Mentah



Simak Video "Pepsi Bakal Hengkang dari Indonesia, Kenapa?"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)