Mengenal Buru Hotong, Makanan Lokal Maluku yang Dijual Bella Shofie

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 16 Sep 2020 09:00 WIB
Buru Hotong Foto: Getty Images/iStockphoto/nndanko

2. Nutrisi buru hotong

Buru HotongBuru Hotong Foto: Getty Images/iStockphoto/nndanko

Buru hotong punya kandungan karbohidrat mirip beras-beras di Indonesia, namun protein dan lemaknya lebih tinggi. Sementara untuk tingkat kepulenan, buru hotong menghasilkan tekstur layaknya nasi dengan tingkat kepulenan sedang.

Penelitian juga mencari tahu daya cerna pati buru hotong. Hasilnya tingkat kecernaan buru hotong lebih rendah dibanding beras. Hal ini memberi harapan produk-produk berbasis tepung hotong akan menghasilkan indeks glikemik yang cenderung rendah.

3. Mengandung antioksidan

Buru HotongBuru Hotong Foto: Getty Images/iStockphoto/nndanko

Biji hotong memiliki komponen bioaktif yang memiliki sifat antioksidan, yaitu tanin dan vitamin E. Tanin sendiri tergolong polifenol yang memiliki kemampuan menangkap radikal bebas.

Kondisi minim kerusakan radikal bebas pada tubuh diketahui berdampak pada pencegahan penyakit degeneratif. Diantaranya kanker, diabetes melitus, dan penyakit kardiovaskuler.

Hanya saja kadar tanin lebih tinggi pada biji hotong. Saat sudah jadi tepung, akan menurun.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Perjuangan Pembuat Kerupuk di Wilayah Terluar Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com