Bisnis Jastip Makanan

Empal Gentong hingga Ketan Gurih Cirebon Juga Bisa Dipesan via Jastip

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Sabtu, 22 Agu 2020 08:00 WIB
Empal Gentong Foto: detikfood
Jakarta -

Warga Jakarta tak perlu jauh-jauh ke Cirebon untuk cicip empal gentong, tahu gejrot, hingga ketan gurih fresh. Semuanya bisa dipesan melalui jastip makanan.

Bisnis jastip makanan tak hanya melayani pesanan dari Jakarta ke luar kota saja, tapi juga dari luar kota ke Jakarta. Hampir tiap kota di Indonesia punya oleh-oleh khas yang dijadikan komoditas oleh para pelaku bisnis jastip makanan.

Salah satunya cirebon.ngemil yang mengakomodasi pesanan makanan khas Cirebon ke Jakarta. Menunya ada ketan gurih, tahu gejrot, nasi jamblang, empal gentong, mangga gincu, manisan khas Cirebon, sampai kue dan roti dari bakery terkenal di kota udang.

Jastip makanan: Oleh-oleh khas CirebonJastip makanan: Oleh-oleh khas Cirebon Foto: Instagram cirebon.ngemil

Kepada detikFood (20/8), pengelola cirebon.ngemil yaitu Sonia Kasella bercerita memulai bisnis ini pada Maret 2020 saat pandemi Corona. Ia melihat adanya peluang untuk memasarkan makanan khas Cirebon ke para penikmatnya di Jakarta.

Sonia mematok harga final untuk semua makanan di tempatnya. "Itu sudah termasuk ongkos kirim sama biaya jastipnya. Jadi harga ke konsumen tuh sudah semuanya," jelas Sonia. Selain melayani pembelian langsung, ia juga memasok ke beberapa reseller.

Ada potongan harga yang Sonia berikan pada para reseller. Wanita ramah ini menuturkan, "Kalau untuk potongannya Rp 5 ribu-10 ribu per item. Terus kalau untuk ongkir di Cirebon, Rp 5 ribu."

Baca Juga: Dua Mahasiswa Ini Bisa Raih Rp 4 Juta per Minggu dari Bisnis Jastip Makanan

Jastip makanan: Oleh-oleh khas CirebonJastip makanan: Oleh-oleh khas Cirebon Foto: Instagram cirebon.ngemil

Tiap bulan, cirebon.ngemil membuka pre order (PO) jastip makanan sebanyak 2-3 kali. "Biasanya dibuka PO satu minggu, habis itu tutup, baru belanja. Dalam sekali kirim, bisa sampai 200 item," jelasnya. Ia menggunakan travel atau mobil pribadi untuk membawa pesanan dari Cirebon ke Jakarta.

Sonia menjamin semua produk makanannya fresh meski dikirim antarkota. "Kita belanja di hari yang sama," tegasnya. Ia juga tak mengandalkan pengemasan khusus, hanya mengandalkan kardus. "Kecuali barang yang seperti jus kedondong, paling pakai styrofoam," tambahnya.

Durasi pengiriman kira-kira 3-4 jam. Kemudian untuk pendistribusian di Jakarta, Sonia bekerja sama dengan rekan lain. Lokasinya biasanya di Kelapa Gading.

Jastip makanan: Oleh-oleh khas CirebonJastip makanan: Oleh-oleh khas Cirebon Foto: Instagram cirebon.ngemil

Adapun jenis makanan Cirebon yang favorit dititip adalah ketan tahu gejrot, empal gentong, dan manisan buah. Sonia menambahkan, "Makanan kering juga banyak. Oleh-oleh khas Cirebon, misal dari Toko Monas ada ebi dan jambal."

Untuk ketan gurih Ny Lany, misalnya, dihargai Rp 130.000 isi 10. Lalu ada Tahu Gejrot Sinta isi 50 (Rp 55.000), Paket Balakutak Nasi Jamblang Ibu Nur (Rp 70.000), jambal roti 250 gram Toko Monas (Rp 105.000), hingga Empal Gentong Bu Darma (Rp 75.000) isi dua porsi empal daging dan satu porsi kerupuk kulit.

Bisnis jastipnya bukan tanpa hambatan. Di hari H pengiriman, Sonia menuturkan kerap terjadi human error karena begitu banyak hal yang ditangani. "Kadang kita berangkat pagi, dari jam 7 pagi. Mungkin baru kelar jam 12-1 siang. Baru bisa istirahat," jelasnya.

Jastip makanan: Oleh-oleh khas CirebonJastip makanan: Oleh-oleh khas Cirebon Foto: Instagram cirebon.ngemil

Meski begitu, ia tak menampik keuntungan bisnis jastip makanan terbilang besar. "Omzet setiap PO sih sekitar Rp 30 jutaan, kalau sebulan 2-3 kali berarti tinggal dikali aja," katanya.

Sonia mengatakan kunci sukses dari bisnis jastip yang ia jalani adalah koneksi. "Utamanya harus ada koneksi, punya banyak teman. Soalnya biasanya pelanggan itu awalnya teman sendiri. Baru ke orang lain dari mulut ke mulut," pungkasnya.

Baca Juga: Cari Uang Jajan Tambahan, Anak-anak di China Buka Jasa Titip Beli Camilan



Simak Video "Bikin Laper: Kuliner Masakan Manado Serba Pedas di Cikini"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)