Korea Utara Dilanda Kelaparan, Bantuan Makanan Kim Jong Un Dianggap Simbol SOS

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 19 Agu 2020 12:04 WIB
Kim Jong Un Foto: Reuters
Jakarta -

Korea Utara kini hadapi masalah kelaparan serius. Konon Kim Jong Un sampai memanfaatkan cadangan makanan pribadi untuk diberikan pada rakyatnya yang terdampak.

Kim Jong Un selalu menjadi sosok yang menarik perhatian. Segala hal yang ia lakukan, terutama untuk rakyat Korut kerap menjadi sorotan. Terbaru ia memerintahkan orang-orang agar menangkap anjing peliharaan guna mengatasi krisis pangan.

Kim Jong Un menyebut anjing peliharaan sebagai simbol kapitalis. Karenanya ia memerintahkan bawahannya untuk menangkap anjing-anjing di Pyongyang. Banyak pemilik anjing khawatir hewan peliharaan mereka ditangkap untuk dibunuh dan diambil dagingnya.

Anjing sendiri merupakan hewan yang umum dikonsumsi di Korut. Biasanya anjing diolah jadi sup dengan rempah dan sayuran. Mengonsumsi sup anjing diyakini bisa menghangatkan tubuh saat cuaca dingin.

Baca Juga: Kim Jong Un Perintahkan Tangkapi Anjing Peliharaan Untuk Atasi Krisis Pangan

Menyoal krisis pangan yang terjadi di Korut, kabarnya sudah memasuki tingkat mengkhawatirkan. Penyebabnya adalah banjir yang merendam banyak sawah di sana dan ditutupnya perbatasan China dan Korea Utara. Hal ini berdampak besar karena selama ini bahan makanan di Pyongyang banyak dipasok dari Beijing.

Guna mengatasinya, Kim Jong Un memanfaatkan cadangan makanan pribadinya untuk diberikan pada rakyat Korut yang terdampak krisis pangan. Seperti apa faktanya? detikFood merangkum informasinya dari Insider (19/8) seperti berikut:

1. Banjir pemicu krisis pangan Korut

Sawah di Sukabumi terendam banjirKorea Utara Dilanda Kelaparan, Bantuan Makanan Kim Jong Un Dianggap Simbol SOS Foto: Istimewa

Banjir hebat akibat hujan yang deras merendam sekitar 6 juta meter persegi sawah di Korut. Banjir juga mengakibatkan sekitar 730 rumah berlantai satu dan 179 blok perumahan hancur sejak awal Agustus.

Hujan memang kerap jadi penyebab kerusakan di Korut karena kurangnya infrastruktur di negara terisolasi ini. Tahun 1990an, contohnya, sekitar 15% tanah subur disana hancur akibat banjir.

Penelitian terpisah juga memperkirakan lebih dari 2 juta orang meninggal akibat banjir. Adapun untuk tahun ini, pemerintah Korut mengklaim sekitar 225 ribu orang sudah tewas akibat banjir.

2. Kim Jong Un beri makanan miliknya pada korban banjir
Awal Agustus 2020, Kim Jong Un mengunjungi desa-desa yang hancur akibat banjir. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) menyebut Kim Jong Un memberikan beras dari cadangan makanan pribadi miliknya untuk PARA korban banjir.

"Sangat penting untuk segera memberi korban tempat tidur, kebutuhan sehari-hari, obat-obatan dan kebutuhan lain untuk menstabilkan kehidupan mereka sedini mungkin," kata Kim Jong Un seperti dikutip KNCA.

Korban banjir juga diberitakan mengucapkan rasa terima kasih yang sangat mendalam untuk sosok pemimpin mereka. Namun hal ini dilihat lain oleh Thae Yong-ho, mantan diplomat senior Korut yang membelot ke Korsel. Ia memberikan pandangan lebih dekat soal kepemimpinan Kim Jong Un.

3. Pemberian makanan dari Kim Jong Un merupakan simbol darurat

Korea Utara Dilanda Kelaparan, Bantuan Makanan Kim Jong Un Dianggap Simbol SOSKorea Utara Dilanda Kelaparan, Bantuan Makanan Kim Jong Un Dianggap Simbol SOS Foto: Lee Jin-man/AP

Thae mengatakan cadangan makanan milik Kim Jong Un sebenarnya hanya bisa digunakan ketika terjadi perang. "Saya pikir... ini berarti situasi pangan Korut saat ini benar-benar sulit; dan yang kedua, karena pandemi virus Corona, Korut semakin sulit," kata Thae.

Ia mengatakan, "Saya pikir Kim Jong Un ingin mengirim semacam sinyal SOS ke China, yang merupakan satu-satunya negara yang bisa mengirim bantuan darurat ke Korut." Thae juga bilang kalau Korut bergantung pada bantuan China, mereka mungkin harus meredam provokasinya pada Amerika Serikat.

"Pada paruh kedua tahun ini, jika Kim Jong Un sangat membutuhkan bantuan dari China, dia tidak bisa [melakukan] provokasi militer besar-besaran terhadap Amerika," kata Thae.

4. Kim Jong Un, sosok yang takut kelaparan
Menilik pribadinya, Kim Jong Un adalah orang yang memiliki selera tinggi pada makanan. Ia kerap memesan berbagai makanan enak dan mahal dari luar negeri. Fakta menarik lainnya, Kim Jong Un takut kelaparan.

Awal 2019, ia meluncurkan produk fashion berupa jaket. Namun keterangan tambahan menyebut jaket ini bisa dimakan karena mengandung protein dan kalsium. Kim Jong Un pun membuatnya sebagai alternatif jika terjadi kelaparan.

Deskripsi jaket dalam katalog tertulis, "Pakaian yang dibuat dari kain flanel buatan yang terdiri dari elemen seperti protein, asam amino, jus buah, magnesium, zat besi, dan kalsium yang bisa dimakan untuk hindari kelaparan." Meski begitu, tak jelas seperti apa caranya jaket bisa dimakan.

Baca Juga: Takut Kelaparan, Kim Jong-un Buat Jaket Tinggi Protein yang Bisa Dimakan!

5. Rakyat Korut juga sempat panic buying

panic buyingKorea Utara Dilanda Kelaparan, Bantuan Makanan Kim Jong Un Dianggap Simbol SOS Foto: istimewa

Sebelum terjadinya krisis pangan yang serius belakangan ini di Korut, rakyat mereka juga sempat alami panic buying ketika virus Corona diisukan sudah merebak ke sana.

Nampak beberapa toko bahan makanan di Pyongyang sampai kehabisan stok karena secara mendadak diserbu pembeli. Beberapa rak makanan tampak kosong, terutama buah dan sayuran.

Selain langka, harga bahan makanan di Korut pada April 2020 juga sempat melonjak tajam. Sementara pemerintah Korut tak terlalu terbuka soal informasi virus Corona yang terjadi disana.

Baca Juga: 'Panic Buying' Terjadi di Korea Utara, Bahan Makanan Ludes Diborong



Simak Video "Keren! Ada Latte Bergambar Kim Jong Un di Korea Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com