Tren Pria Minum ASI untuk Bentuk Otot dan Cegah Kanker

Riska Fitria - detikFood Jumat, 14 Agu 2020 18:00 WIB
Tren pria minum ASI untuk otot dan cegah kanker Foto: iStock
Jakarta -

Belakangan ini muncul sebuah tren banyak pria yang minum Air Susu Ibu (ASI) untuk membentuk otot dan cegah kanker. Apa benar khasiatnya?

ASI merupakan asupan terbaik untuk bayi yang usianya di bawah enam bulan. Khasiatnya dapat membantu perkembangan otak dan fisik bayi, meningkatkan perkembangan kognitif hingga memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi bayi.

Namun, apakah khasiat sehatnya dapat dirasakan oleh orang dewasa? Pasalnya belum lama ini ada tren aneh para pria minum ASI untuk membentuk otot dan melawan sel kanker. Tren tersebut berasal dari film dokumenter di Netflix berjudul "(Un)Well".

Tren pria minum ASI untuk otot dan cegah kankerTren pria minum ASI untuk otot dan cegah kanker Foto: iStock

Baca Juga : 9 Kandungan ASI dan Perbedaan Hindmilk dan Foremilk

Dalam tayangan tersebut, Jameson "JJ" Ritenour seorang binaragawan amatir dari Carolina Selatan mengatakan bahawa jika dirinya ingin tumbuh dengan baik, dia akan makan seperti layaknya bayi. Ia menyebut bahwa suplemen yang tak biasa telah membantunya untuk menghilangkan lemak tubuh dan berotot, lapor Insider (12/08).

"Menurut saya vitamin dari ASI sangat membantunya," ujar pelatih Ritenour dalam episode tersebut. Lebih lanjut, pelatih itu juga mengklaim telah meneliti perkembangan sebelum dan setelah Ritenour minum ASI.

Tren ini pun ditanggapi oleh ahli gizi. Dilansir dari Men's Health Magazine, ahli gizi olahraga Brian St. Pierre menjelaskan bahwa khasiat ASI bagi pria untuk membentuk otot masih bersifat anekdot.

Tren pria minum ASI untuk otot dan cegah kankerTren pria minum ASI untuk otot dan cegah kanker Foto: iStock

"Menurut saya, ide di balik minum ASI untuk pertumbuhan otot adalah karena ASI sangat padat kalori dan nutrisi. ASI dirancang untuk menumbuhkan bayi manusia dengan cepat, jadi mungkin orang berpikir efek serupa akan terjadi pada manusia," ujar Brian St. Pierre.

Hal yang sama juga disampaikan oleh seorang Profesor Makanan dan Kimia dari University of California, Bruce German. Menurutnya, meskipun ASI bagus untuk perkembangan bayi tetapi tidak terlalu berpengaruh untuk orang dewasa apalagi atlet yang ingin menumbuhkan otot.

Sebenarnya kandungan ASI itu tergantung dari si wanita. Jika wanita memiliki pola makan buruk, maka kualitas ASInya juga akan buruk. Begitupun sebaliknya, seperti yang disampaikan oleh Marc Halpern, ahli diet dari Salt Lake City. Bahkan penyakit HIV dapat ditularkan melalui ASI.

Tren pria minum ASI untuk otot dan cegah kankerTren pria minum ASI untuk otot dan cegah kanker Foto: iStock

Sementara itu, ASI banyak diperjual belikan secara online. Hal itu bukan tidak mungkin membuat ASI terkontaminasi. Menurut studi yang dilakukan oleh Rumah Sakit Anak Nationwide mengungkap bahwa 101 sampe ASI yang dibeli online, 75%nya mengandung patogen berbahaya. Sementara 10% sengaja dicampur susu sapi atau susu formula bayi.

Selain disebut untuk meningkatkan otot bagi orang dewasa, ASI juga diklaim dapat membunuh sel kanker. Dalam tayangan di Netflix itu Howard Cohen seorang penyintas kanker prostat dilaporkan telah mengonsumsi ASI selama dua dekade sejak ia membaca artikel tahun 1999. Artikel itu menyebut bahwa ASI mengandung HELMET yang dapat mematikan sel kanker.

Beberapa penelitian memang telah menunjukkan bahwa kandungan tersebut memungkinkan penderita kanker kandung kemih mengeluarkan sel kanker mati dengan buang air kecil. Meskipun begitu, ASI bukan satu-satunya yang diklaim dalam penelitian tersebut. Salah satu peneliti menyebut khasiatnya untuk membunuh sel kanker belum diketahui jelas.

Baca Juga : Daftar Makanan Penambah ASI yang Enak, dan Menyehatkan



Simak Video "d'Happening Viral S3 Marketing Odading Mang Oleh"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)