Jajanan Ndeso Ngangeni

Awalnya Sebagai Pengganti Nasi, Ini 5 Fakta Unik Getuk Lindri

Riska Fitria - detikFood Senin, 10 Agu 2020 12:30 WIB
Getuk lindri Foto: iStock
FOKUS BERITA Jajanan Ndeso Ngangeni
Jakarta -

Terbuat dari singkong, getuk lindri ternyata memiliki fakta menarik. Mulai dari sejarah, arti nama hingga gerebek.

Getuk lindri merupakan jajanan tradisional yang berasa dari Magelang, Jawa Tengah. Jajanan ini memiliki tampilan yang cantik karena dibuat berwarna-warni. Kemudian disajikan dengan taburan kelapa parut.

Banyak yang belum tahu bahwa terciptanya getuk lindri pada saat itu karena masyarakat Jawa mengalami kesulitan mendapat beras. Karenanya mereka menggantinya dengan singkong yang diolah jadi getuk lindri.

Nah, karena latar belakang terciptanya getuk lindri itulah yang membuat jajanan tradisional ini memiliki filosofi yang menarik. Bahkan, masyarakat Magelang punya tradisi unik yang melibatkan ribuan getuk lindri.

Berikut 5 fakta tentang getuk lindri.

1. Sejarah Getuk Lindri

Getuk lindriGetuk lindri Foto: iStock

Jajanan ndeso ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Pada masa penjajahan tersebut, masyarakat Indonesia mengalami kesulitan untuk mencari makanan pokok seperti beras. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia menggantinya dengan singkong.

Pada saat itu singkong banyak tumbuh di sekitar pemukiman masyarakat. Kemudian, singkong tersebut diolah menjadi getuk lindri. Pembuatan getuk lindri dari singkong itu dipelopori oleh seseorang yang berasal dari Desa Karet, Magelang Jawa Timur bernama Mbah Mohtar. .

Oleh karena itu getuk lindri dikenal sebagai jajanan tradisional khas Magelang Jawa Timur. Saat itu, Mbah Mohtar membuat getuk lindri dengan tampilan yang menarik dan rasanya pun enak.

2. Arti Nama Getuk Lindri

Getuk lindriGetuk lindri Foto: iStock

Terdapat sejarah menarik dibalik nama getuk lindri. Nama 'getuk' sendiri diambil dari suara 'tuk-tuk' yang dihasilkan dari kegiatan menumbuk singkong hingga halus. Sementara nama 'lindri' diambil dari proses pembuatan getuk lindri, tepatnya adonan singkong digulung.

Menurut J.FX. Hoery seorang sejarawan, nama 'lindri' berasal dari nama alat penggulung dari getuk itu sendiri. Adonan singkong diproses hingga halus, lalu keluar dari lindri dalam bentuk gulungan kecil dan memanjang.

Selain itu adonannya juga terdapat serat-serat. Sekilas bentuknya seperti mie yang kemudian dibentuk menjadi persegi atau gulungan bulat dan dipotong sesuai dengan selera masing-masing.

Baca Juga : Getuk hingga Lupis, Sarapan Enak yang Indonesia Banget

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Santap Ikan Kerapu Raja dan Udang Vaname"
[Gambas:Video 20detik]
FOKUS BERITA Jajanan Ndeso Ngangeni
FOKUS BERITA Jajanan Ndeso Ngangeni