Mengenal Pojangmacha, Warung Tenda Korea yang Kerap Muncul di Drakor

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 30 Jul 2020 18:30 WIB
Pojangmacha Foto: Hanguk Story
Jakarta -

Pojangmacha jadi pemandangan jamak saat kamu ke Korea Selatan. Bentuknya seperti warung tenda kaki lima dengan berbagai menu makanan dan minuman andalan.

Bagi kamu pencinta drama Korea (drakor) pasti tak asing dengan pojangmacha. Sebab warung tenda yang menjual minuman alkohol dan berbagai makanan hangat ini kerap jadi lokasi adegan drakor.

Misalnya ketika pemeran drakor mengunjungi pojangmacha beramai-ramai usai pulang kerja, atau ketika pemeran drakor pilih sendirian menikmati minuman alkohol sampai mabuk di pojangmacha. Tak sekadar warung tenda kaki lima, pojangmacha punya banyak fakta menarik.

Hal ini terkait sejarahnya yang konon sudah ada sejak tahun 1950-an dan berbagai makanan yang dijual di pojangmacha. Ada juga lho etiket yang perlu diperhatikan saat ke pojangmacha.

Berikut detikFood merangkum fakta unik soal pojangmacha, warung tenda ala Korea Selatan:

1. Arti 'Pojangmacha'

PojangmachaPojangmacha Foto: The Korean Herald

Dikutip dari The Korean Herald (30/7), pojangmacha merupakan bahasa Korea yang berarti "gerobak tertutup". Pojangmacha biasanya buka sejak malam hari sampai dini hari.

Asal-usul pojangmacha tidak jelas, namun banyak yang menyebutnya sudah ada sejak tahun 1950an sampai 1960an. Awalnya berupa penjaja kaki lima yang menggunakan gerobak.

Seiring perkembangan ekonomi Korea Selatan selama beberapa dekade, penjaja kaki lima itu mulai membuat area berjualan permanen. Pilihan menunya juga makin beragam.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Ketika Lupis dan Semprong Bertransformasi Jadi Jajanan Kinian"
[Gambas:Video 20detik]