Kafe Ini Dianggap Rasis Karena Bikin Menu Es Krim 'China' dan 'Afrika'

Yenny Mustika Sari - detikFood Kamis, 30 Jul 2020 16:32 WIB
Kafe Es Krim Diduga Rasis Foto: South China Morning Post
Jakarta -

Hal-hal berbau rasisme sering terjadi di restoran dan kafe. Kafe yang ada di Prancis ini juga dianggap rasis karena punya menu es krim 'China' dan 'Afrika'.

Kejadian rasis yang ada di restoran atau kafe biasanya menyangkut pelanggan. Seperti mengusir orang berkulit hitam, menuliskan 'ISIS' pada gelas minuman yang dipesan umat muslim, dan lainnya.

Tapi hal rasis yang ada di kafe ini cukup berbeda karena menyangkut menu es krim yang mereka tawarkan. Dilansir dari South China Morning post (29/7), menu es krim yang dianggap rasis ini ditawarkan oleh salah satu kafe di Prancis.

Kafe Es Krim Diduga RasisKafe Es Krim Diduga Rasis Foto: South China Morning Post

Baca Juga: Beli Kopi di Starbucks, Wanita Muslim Ini Disebut ISIS

Kafe ini bernama Le Poussin Bleu di Saint Raphael. Mereka menawarkan dua menu es krim bernama 'Chinois' dan 'Africain'.

Tak hanya nama saja, tampilan kedua es krim terebut juga terlihat mirip dengan penampilan orang China dan Afrika. Pada menu 'Chinois' digambarkan sosok dengan mata sipit dan menggunakan topi. Lalu pada menu 'Africain' digambarkan sosok berwarna hitam dengan bibir yang tebal.

Kafe Es Krim Diduga RasisKafe Es Krim Diduga Rasis Foto: South China Morning Post

Karena itulah kafe ini mendapatkan seruan boikot dari netizen di Twitter. Bahkan cuitan boikot tersebut mendapatkan ribuan likes dan retweets.

Menanggapi isu tersebut, kafe Le Poussin Bleu langsung mengklarifikasi 'tindakan rasis' yang dialamatkan pada mereka. Mereka mengunggah sebuah pengumuman di Facebook dan menjelasan kalau tidak bermaksud bertindak rasis dan meminta maaf.

Kafe Es Krim Diduga RasisKafe Es Krim Diduga Rasis Foto: South China Morning Post

"Kami tidak 'rasis'. Kami menghormati semuanya! Dengan naif, kami menyimpan es krim ini sebagaimana adanya, tanpa ada pemikiran buruk. Ini pasti berasal dari era kolonial, tapi sejarah masa lalu telah membuat Prancis seperti sekarang," tulis Le Poussin Bleu di laman Facebook mereka.

Pihak Le Poussin Bleu juga menjelaskan kalau menu es krim yang dianggap rasis itu sudah ada sejak tahun 1986. Mereka juga mengatakan kalau menu es krim tersebut banyak disukai oleh pelanggan karena rasanya. Namun kini menu es krim tersebut telah dihapus karena dianggap rasis.

Baca Juga: Bersikap Rasis Pada Pelanggan China, Chef Ini Dipecat



Simak Video "Bikin Laper: Gurame Asam Manis dan Ayam Cabe Ijo"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)