Meski Beracun Jamur Morel Tetap Jadi Makanan Populer di Finlandia

Sonia Basoni - detikFood Senin, 27 Jul 2020 14:00 WIB
Jamur Beracun Populer di Finlandia Foto: iStock
Jakarta -

Bentuknya yang mirip seperti otak manusia, membuat jamur morel mudah dikenali. Jamur beracun ini tetap jadi makanan populer di Finlandia meski sangat berbahaya.

Dikenal juga dengan nama latin Gyromitra Esculenta, atau jamur False Morel. Jamur yang tumbuh di musim semi ini mengandung banyak racun berbahaya. Hal ini membuat jamur ini peredaran jamur ini dan juga konsumsinya dilarang di berbagai negara.

Tapi berbeda dengan orang-orang di Finlandia yang menganggap jamur False Morel sebagai makanan enak dan mewah.

Baca Juga: 5 Jamur Super Mahal di Dunia, Ada yang Seharga Mobil Mewah

Dilansir dari Oddity Central (27/07), selama berabad-abad jamur morel sudah dikonsumsi oleh banyak orang di Eropa. Tapi semenjaknya berkembang dunia medis, jamur ini dianggap sebagai makanan terlarang yang bisa mengancam nyawa manusia.

Jamur Beracun Populer di FinlandiaJamur Beracun Populer di Finlandia Foto: iStock

Jika mengonsumsi jamur ini bisa menimbulkan beberapa gejala keracunan. Seperti sakit kepala parah, muntah, mual, pusing ekstrem, diare, kerusakan hati hingga kematian. Semua gejala ini timbul dari racun dan karsinogen yang ada di dalam jamur.

Meski peredarannya sudah dilarang di Swedia dan Norwegia, tapi jamur False Morel bisa dengan mudah ditemukan di Finlandia. Hal ini ditunjukkan di dalam video dokumenter dari Great Big Story. Mereka menampilkan cara pengolahan jamur False Morel agar aman dimakan.

Salah satunya dengan memotong jamur menjadi beberapa bagian lalu dibilas dengan air dingin selama beberapa kali. Proses ini membutuhkan waktu selama berjam-jam. Setelah itu jamur harus direbus di dalam air yang banyak selama 10 menit.

Jamur Beracun Populer di FinlandiaJamur Beracun Populer di Finlandia Foto: Istimewa

Bahkan asap rebusan dari jamur ini bisa menyebabkan keracunan pada manusia. Setelah direbus semua jamur harus kembali dibilas dengan air dingin, sebelum direbus kembali untuk kedua kalinya. Semua langkah ini digunakan untuk mengurangi kadar racun dari jamur morel.

Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa kandungan karsinogen gyromitrin berbahaya masih bisa ditemukan di dalam jamur False Morel yang sudah diolah. Karena itu orang-orang harus tetap membatasi konsumsi jamur yang satu ini.

"Seseorang sebaiknya jangan berada di ruangan tertutup dengan jamur morel segar di dalamnya. Seperti di dalam mobil atau di ruangan yang saluran udaranya buruk. Karena jika tidak, orang-orang akan merasakan sakit kepala sampai mual-mual karena racun dari morel yang dibawa oleh angin," jelas Nordic Recipe Archive, yang banyak mengulas tentang jamur morel.

Selain direbus dan dikeringkan, orang-orang di Finlandia juga sering menjemur jamur hingga kering sebelum dimakan. Mereka percaya dengan mengeringkan jamur bisa melunturkan racun yang ada meski pun penelitian medis berkata sebaliknya.

Jamur Beracun Populer di FinlandiaJamur Beracun Populer di Finlandia Foto: iStock

Sampai sekarang jamur morel masih menjadi makanan favorit di Finlandia yang tentunya berbahaya. Makanan ini dianggap sebagai salah satu makanan mewah yang memiliki cita rasa unik.

Tak main-main, jamur morel biasanya disajikan dalam berbagai hidangan di restoran yang memiliki berbintang Michelin. Banyak juga produsen makanan yang menjual jamur morel di dalam kaleng siap makan.

Meski tidak dilarang tapi pemerintah Finlandia masih mengawasi perdagangan jamur morel dengan ketat. Semua restoran dan supermarket yang menjual jamur ini wajib memberikan tanda khusus. Termasuk instruksi cara memasak jamur morel agar aman dimakan.

Baca Juga: Jamur Enoki Berbahaya Karena Bakteri Listeria, Ini Faktanya



Simak Video "Jamur Pelawan, Jamur Mahal yang Diolah Jadi Kuliner Khas Bangka"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)