Fakta Menarik Jelly Belut, Makanan Tradisional Inggris Berusia 150 Tahun

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 25 Jul 2020 14:30 WIB
- Foto: iStock/Ist

2. Jajanan yang Murah

-- Foto: iStock/Ist

Ratusan tahun yang lalu, belut dianggap sebagai makanan murah yang bergizi dan enak. Bahkan belut sering dijadikan bahan makanan utama bagi warga London. Tak hanya di Inggris, dulu belut dimakan secara luas di Eropa.

Karena harganya yang murah muncul lah image atau kesan bahwa belut ini merupakan makanan untuk orang miskin. Sebelum hadirnya jelly belut, berbagai hidangan dari belut sudah populer lebih dulu di London dan sekitar Inggris.

Seperti dibuat dalam campuran pie dan bahkan banyak kedai yang mengusung konsep menjual pie dan belut. Nama kedai ini disebut Eel, Pie, and Mash House. Di akhir Perang Dunia II, popularitas belut semakin meningkat tajam.


3. Proses Pembuatannya

-- Foto: iStock/Ist

Untuk membuat jelly belut, orang-orang dulu harus menangkap belut air tawar yang memang berasal dari perairan Inggris. Menurut sejarah yang ada dulu danau Thames di Inggris dipenuhi dengan belut, sehingga mudah untuk orang-orang menangkapnya.

Setelah dibersihkan, belut akan dipotong-potong kemudian direbus di dalam air dengan cuka untuk membuat kaldunya. Terkadang air rebusan ditambahkan pala dan perasan lemon agar tidak amis.

Uniknya jelly belut ini tidak menggunakan bubuk jelly atau pengental sama sekali. Belut ternyata memiliki kandungan gelatin yang ketika dimasak mengeluarkan kandungan protein seperti kolagen, sehingga membuat tekstur air menjadi keras dan mirip seperti agar-agar. Ada juga yang menambahkan gelatin agar teksturnya lebih kenyal.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com