5 Tips Membuat Bubur Ayam yang Kental Gurih

Odilia WS - detikFood Jumat, 17 Jul 2020 07:00 WIB
bubur ayam sederhana Foto: iStock
Jakarta -

Biar puas makan sekeluarga, bubur ayam bisa dibuat sendiri. Ikuti tips berikut ini untuk mendaparkan bubur ayam yang kenyal gurih rasanya.

Bubur ayam merupakan hidangan sarapan yang populer di Indonesia. Bahkan tiap daerah punya racikan bubur ayam berbeda. Seperti bubur ayam Sukabumi, bubur ayam Betawi, bubur ayam Cianjur, bubur ayam Cirebon dan lainnya.

Hidangan yang diadaptasi dari China ini punya konotasi negatif. Konon dahulu warga China yang miskin menyantap bubur sepanjang hari agar lebih hemat. Karena dengan berasa 100 gram bisa mendapatkan bubur sepanci besar yang bisa dinikmati sekeluarga.

Namun kemudian bubur ayam justru naik daun karena menjadi salah satu menu restoran dim sum. Ditambahkan irisan ayam, telur pitan dan disajikan dengan daun ketumbar, acara jahe hingga kulit pangsit goreng. Ditawarkan di restoran atau rumah makan berbintang.

dakjuk, bubur ayam KoreaTips Membuat Bubur Ayam yang Kental Gurih Foto: iStock

Untuk membuat bubur ayam sendiri juga tak terlalu repot, asal perhatikan beberapa tips penting ini.

1. Pakailah beras yang pulen

Bubur yang enak adalah bubur yang kental pekat dengan rasa gurih yang pas. Karenanya perlu memilih beras yang pulen, yang jadi lembut saat dimasak dengan air. Bubur yang terlalu encer tidak enak karena seperti menyantap air kanji.

Perbandingan beras dan air sekitar 1: 10, untuk 100 gram beras bisa dipakai 1 liter air. Beras yang pera sedikit mengandung pati beras sehingga meskipun direbus lama kurang bisa mengental. Bahkan bubur yang terlihat kental saat diaduk dan didiamkan sebentar langsung berair.

2. Memasak bubur yang kental

Didihkan air, masukkan beras yang sudah dicuci dan masak dengan api kecil hingga beras pecah dan lunak. Rebus terus dengan api kecil hingga menjadi bubur yang mengental.

Gunakan panci berlapisan antilengket atau panci aluminium tebal untuk mencegah bubur gosong di bagian bawahnya. Aduk-aduk bubur sekali-sekali agar tak berkerak. Ingat selalu untuk mengontrol api, jangan memakai api besar karena bubur akan mudah gosong.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3