5 Fakta Talas Pratama, Talas Indonesia yang Bobotnya 8 Kilogram

Devi Setya - detikFood Kamis, 16 Jul 2020 09:00 WIB
talas Foto: istimewa

2. Dikembangkan oleh 3 ilmuwan talas Indonesia

talastalas Foto: istimewa

Varietas talas Pratama ini ditemukan dan dikembangkan oleh tiga ilmuwan talas IPB. Riset untuk menemukan varietas talas ini dilakukan oleh Made Sri Prana, Tatang Kuswara dan Maria Imelda. Tiga ilmuwan penemu varietas talas baru ini kemudian memberi nama Pratama untuk talas unggulan temuan mereka.

Pratama sendiri adalah singkatan dari nama 3 ilmuwan ini. Tahun 2010, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengukuhkan 3 orang profesor riset, salah satunya adalah Made Sri Prana. Majelis Profesor Riset LIPI mengukuhkan Dr. Made Sri Prana sebagai Profesor di bidang plasma nutfah.

Made Sri Prana merupakan pakar talas, ia pernah membuat karya ilmiah berjudul Konservasi Plasa Nutfah Talas (Colocasia Esculenta (L) Schoot) di Indonesia. Varietas talas besutannya ini sekarang jadi salah satu talas unggulan.

3. Talas Pratama jadi talas unggulan

talastalas Foto: istimewa


Pada 2011, Made menyampaikan rasa prihatinnya pada talas Indonesia yang kurang mendapat perhatian. Padahal talas Indonesia memiliki kualitas yang bagus dan potensial diolah jadi berbagai makanan. Talas juga punya kandungan nutrisi yang kompleks.

Talas Pratama yang dikembangkan oleh para ilmuwan Indonesia ini terbilang talas unggulan. Talas ini bisa tumbuh maksimal dan lebih tahan terhadap penyakit. Di usia 4-5 bulan talas Pratama bisa menghasilkan umbi mencapai bobot 4 kilogram.

Dalam satu ujicoba, ada talas yang mencapai bobot 7,6 kilogram dalam umur 7 bulan. Sementara talas jenis lan di umur yang sama hanya mencapai bobot 3 kilogram. Karena bobotnya yang besar, banyak orang kini tertarik menanam talas Pratama.

Baca juga : Nyam! Cantiknya Puding Taro yang Creamy dan Legit

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video " Ingat! Jangan Asal Konsumsi Frozen Food"
[Gambas:Video 20detik]