Ini 5 Kisah Muslim Jadi Korban Rasis di Kafe dan Restoran

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 09 Jul 2020 18:00 WIB
- Foto: Independent/AA/Firstpost

2. Wanita Hamil Diserang

-- Foto: Independent/AA/Firstpost

Selain di Prancis, kejadian rasis serupa juga terjadi di Australia. Pada akhir tahun 2019 lalu, seorang wanita hamil yang mengenakan hijab mengalami serangan tak terduga di sebuah kafe di Sydney.

Wanita bernama Rana Elasmar ini, saat itu tengah berkumpul dengan beberapa temannya di kafe. Hampir semua temannya mengenakan penutup kepala yang sama. Lalu secara tiba-tiba, Rana dipukul dan ditendang oleh pria berusia 43 tahun.

Pria itu bernama Stipe Lozina yang langsung ditahan oleh polisi. Tak hanya sekali, Stipe memukul Rana sebanyak 14 kali sambil mengucapkan kata-kata kasar pada Rana. Untungnya Rana tidak mengalami luka yang serius.

3. Diludahi Saat Makan di Restoran

-- Foto: Independent/AA/Firstpost

Nahella Ashraf merupakan wanita Muslim yang menjadi korban rasis di restoran. Saat itu Nahella tengah makan bersama beberapa temannya di sebuah restoran di London. Nahella dan teman-temannya memang menggunakan penutup kepala atau head scarf.

Saat sedang makan, ia dihampiri seorang pria berpenampilan rapih yang menarik tangannya lalu meludahi wajahnya.

"Saat itu kami sudah selesai makan dan ada pria di belakang kam yang menarik saya. Ia juga meneriaki saya, sebelum meludahi wajah saya," jelas Nahella. Sayangnya ketika polisi datang ke tempat kejadian, pria rasis itu sudah melarikan diri.

4. Diusir dari Restoran

-- Foto: Independent/AA/Firstpost

Pada tahun 2016 lalu, ada 7 wanita Muslim yang mengenakan tutup kepala harus diusir dari restoran di California. Seorang korban bernama Sara Farsakh menjelaskan bahwa mereka sangat terkejut dengan tindakan rasis yang terjadi.

Saat mereka sedang makan di Urth Cafe, salah satu pegawai restoran mengusir mereka. Menurut pihak restoran mereka sudah melanggar kebijakan waktu. Mereka hanya diperbolehkan duduk selama 45 menit, padahal saat itu situasi restoran sedang tidak ramai dan banyak meja kosong.

Ketika mereka komplain tentang kebijakan ini, pihak restoran malah memanggil petugas keamanan dan menelepon polisi. Semuanya dilakukan agar mereka pergi dari restoran itu.

5. Dipanggil ISIS Saat Beli Kopi

-- Foto: Independent/AA/Firstpost

Kejadian rasis yang baru saja terjadi ini, menimpa seorang wanita Muslim bernama Aishah. Saat itu ia tengah memesan kopi di gerai Starbucks yang ada di Minnesota. Ketika memesan kopi, pegawai di sana tidak menanyakan namanya.

Tapi setelah pesanannya datang, ia sangat kaget ketika melihat tulisan 'ISIS' yang dituliskan pada kopi pesanannya. Tindakan rasis ini ia dapatkan karena menggunakan hijab. Aishah tentu saja merasa terhina dan sengat marah.

Ia langsung melaporkan tindakan ini ke Council on American-Islamic Relation (CAIR) atau Dewan Hubungan Amerika- Islam. Meski kasusnya sudah viral, tapi sampai sekarang belum ada permintaan maaf dari pihak kafe atau pun pengelolanya.

Baca Juga: Beli Kopi di Starbucks, Wanita Muslim Ini Disebut ISIS

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Nyobain Kue Pukis KFC, Rasanya Premium Banget!"
[Gambas:Video 20detik]

(sob/odi)