Makan Daging Kelelawar, Ini Bahaya dan Manfaatnya

Devi Setya - detikFood Kamis, 02 Jul 2020 17:00 WIB
Close up shot of a bat yawning. You can clearly see the animals tongue. This is a fruit bat and the shot was taken in Melbourne, Australia. Foto: Getty Images/iStockphoto/CraigRJD

2. Menambah stamina

Close up shot of a bat yawning. You can clearly see the animals tongue. This is a fruit bat and the shot was taken in Melbourne, Australia.Close up shot of a bat yawning. You can clearly see the animals tongue. This is a fruit bat and the shot was taken in Melbourne, Australia. Foto: Getty Images/iStockphoto/CraigRJD


Daging kelelawar juga dipercaya mampu meningkatkan stamina tubuh. Bagi para pria, daging kelelawar kerap dikaitkan dengan keperkasaan. Sebagian pria mempercayai hal ini dan kerap menyantap daging kelelawar sebelum melakukan aktivitas seksual.

Soal menambah stamina dan vitalitas pria ini belum terbukti secara klinis karena belum adanya penelitian terkait hal ini. Namun akibat mitos yang berkembang, kini banyak orang memilih makan daging kelelawar untuk menambah energi.


3. Menambah kecerdasan dan mencegah penuaan dini

woman skin trouble. pimple, freckle, spot, wrinkle, saggy.woman skin trouble. pimple, freckle, spot, wrinkle, saggy. Foto: iStock


Mirip seperti daging ikan salmon, daging kelelawar juga mengandung Omega-3 yang dipercaya mampu menambah kecerdasan. Kendati demikian, daging kelelawar harus disantap sesuai porsi yang disarankan dan tidak direkomendasikan dimakan secara rutin.

Daging kelelawar juga membantu mengurangi masalah terkait penuaan dini. Keriput dan garis halus pada wajah dianggap bisa berkurang dengan cara mengonsumsi daging kelelawar.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Gurih Nikmat Soto Betawi Legendaris di Cawang"
[Gambas:Video 20detik]