5 Mitos Proses Peragian saat Membuat Tape Ketan, Yuk Simak!

Riska Fitria - detikFood
Senin, 29 Jun 2020 09:00 WIB
Tape Uli Cisalak 1957
Mitos proses peragian saat membuat tape ketan Foto: iStock

2. Tidak Boleh dalam Keadaan Menstruasi

Tape Uli Cisalak 1957Tape Uli Cisalak 1957 Foto: iStock

Khusus untuk perempuan yang dalam keadaan menstruasi dilarang untuk melakukan proses peragian pada tape ketan. Menurut Linda Sari, ini juga berkaitan dengan tingkat fokus seseorang.

Saat menstruasi, biasanya perempuan mengalami naik turun emosi. Hal tersebut bisa membuat seseorang menjadi tidak fokus saat memasukkan ragi ke adonan tape ketan.

"Bisa jadi karena kurang fokus, dia masukin raginya kurang atau justru kebanyakan. Nanti hasil akhirnya tape ketan bisa gagal," tutur Linda Sari.

3. Tidak Boleh Sakit

Tape Uli Cisalak 1957Tape Uli Cisalak 1957 Foto: iStock

Erik Suryawan selaku generasi ke-3 dari Tape Uli Cisalak juga menceritakan tentang mitos saat proses pembuatan tape ketan. Ia menyebut bahwa ia melakukan proses peragian, seseorang tersebut tidak boleh dalam keadaan sakit.

Hal ini baru saja dialami oleh karyawan Erik. Ia menceritakan saat itu anak dari salah satu karyawannya ada yang sedang sakit demam.

"Anaknya sakit demam, ibunya panik. Apalagi kan kondisi sekarang kaya gini ada virus Corona. Nah, si ibunya mungkin kepikiran jadi gak fokus gitu pas proses peragian. Jadinya gagal," tutur Erik Suryawan.