170 Tahun Lalu Ada Wabah Susu Mematikan dengan Korban Ribuan Bayi

Sonia Basoni - detikFood Minggu, 28 Jun 2020 13:00 WIB
Wabah Susu Beracun Foto: Wikimedia Commons

4. Dipasarkan Sebagai Susu Pedesaan

Wabah Susu BeracunWabah Susu Beracun Foto: Wikimedia Commons

Dulu susu swill atau swill milk ini mengiklankan produk mereka sebagai susu murni dari pedesaan yang lebih sehat. Mereka merayu para pembeli dengan iming-iming bahwa susu mereka memiliki kualitas terbaik.

Akhirnya banyak orang yang membelinya dan ketika para bayi mulai meninggal satu per satu, banyak orang yang tidak menyadarinya. Menurut sejarah yang ada saat itu New York juga tengah diterjang wabah kolera dan tifoid.

Banyaknya korban yang berjatuhan saat itu membuat orang-orang berpikir bahwa bayi-bayi mereka yang meninggal disebabkan oleh wabah yang ada, bukan karena susu yang mereka beli.

5. Diungkap Oleh Leslie Frank

Wabah Susu BeracunWabah Susu Beracun Foto: Wikimedia Commons

Leslie Frank merupakan salah satu jurnalis yang mengupas tuntas tentang skandal susu ampas ini. Lewat delapan artikel yang diterbitkannya, Leslie menemukan bahwa industri susu swill ini sangat tidak sehat dan membahayakan banyak nyawa.

"Wabah ini berasal dari produsen susu yang mencari keuntungan lebih dari sisa gandum yang mereka punya. Saat itu warga Amerika menganggap bahwa susu sapi merupakan minuman yang bernutrisi dan merupakan alternatif dari ASI," jelas Leslie.

Sejak artikel itu melejit di pasaran dan banyak yang membacanya, banyak produsen susu asli yang mulai mengeluarkan iklan dan menjamin keaslian serta kualitas susu mereka. Pada tahun 1861 akhirnya perdagangan susu swill dihentikan.

Baca Juga: Tragis! 5 Kasus Tersedak Makanan Ini Berujung Kematian

Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua

(sob/odi)